Hukrim  

Plh Kapolres Ternate Gandeng BWS Malut Tinjau Banjir di Pulau Hiri

Plh Kapolres Ternate dan BWS Malut saat tinjau banjir di Pulau Hiri. (Istimewa)
banner 120x600

TERNATE, iT – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara (Malut) dan Polres Ternate meninjau banjir yang melanda sejumlah titik di Kelurahan Tafaraka, Kecamatan Pulau Hiri, Kota Ternate, pada Rabu (14/1).

Peninjauan ini dipimpin langsung oleh ‎Dirpolairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Ternate, didampingi Wakapolres Kompol Kurniawi H. Barmawi, serta pejabat utama Polres Ternate.

“Memastikan kondisi warga sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako kepada masyarakat terdampak. Sehingga, kita juga melibatkan lintas instansi, yakni Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, unsur TNI dan Pemerintah Kelurahan,” kata Kombes Azhari.

Kombes Azhari mengaku, sinergi ini dilakukan guna mempercepat penanganan dampak banjir sekaligus menyusun langkah mitigasi ke depan.

‎”Kami tinjau langsung ke sejumlah titik terdampak, termasuk Embung Pulau Hiri di Kelurahan Tafaraka, untuk mengidentifikasi penyebab utama meluapnya air hingga merendam pemukiman warga,” akunya.

“Selain melakukan peninjauan lapangan dan penyaluran bantuan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama BWS Maluku Utara, BPBD Kota Ternate, Lurah Tafaraka, serta perwakilan masyarakat setempat. Dalam pertemuan itu, dibahas berbagai opsi penanganan agar kejadian serupa tidak terulang, terutama saat curah hujan tinggi,” lanjutnya.

‎Kombes Azhari menegaskan, kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Makanya, pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar penanganan banjir dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tepat sasaran.

‎”Polres Ternate siap memfasilitasi koordinasi lintas sektor. Harapannya, ada solusi konkret segera diwujudkan, baik jangka pendek maupun jangka panjang, supaya masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban banjir,” tandasnya.

Sebagai informasi, ‎dalam rapat koordinasi pihak BWS Maluku Utara menyatakan komitmennya untuk berkolaborasi dalam penanganan banjir Pulau Hiri. Beberapa langkah yang direncanakan antara lain perbaikan pipa yang terhubung dengan embung, penataan kembali aliran air serta penambahan pembangunan gorong-gorong guna mengendalikan debit air saat hujan deras.

Begitu juga  pihak Kelurahan Tafaraka mengusulkan pelebaran jalur aliran air dari embung sebagai salah satu solusi utama agar air tidak meluap ke kawasan permukiman warga.

‎Sebagai tindak lanjut, akan digelar rapat koordinasi lanjutan di Polres Ternate dengan melibatkan BWS Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *