TERNATE, iT- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ternate bersama Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sulawesi Utara (Sulut) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terbakarnya gedung Musdalifah, Asrama Haji Transit Ngade Ternate, Maluku Utara (Malut).
Olah TKP tersebut, dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab sumber api yang menghanguskan lantai 2 gedung Musdalifah Ternate, pada Selasa (18/11) kemarin. Dalam olah TKP, tim Bid Labfor Polda Sululawesi Utara mengamankan beberapa sampel berupa puing sisa kebakaran yang dimulai dari kabel, abu hingga besi arang sisa kebakaran di lokasi.
Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasat Reskrim, AKP Bakri Syahruddin menyatakan, oleh TKP bersama Bidlabfor ini agar penyebab kebakaran bisa diketahui secara detail. Kasat menuturkan, proses penyelidikan kebakaran masih terus berlangsung dengan melakukan pemeriksaan sejumlah saksi.
“Sejumlah saksi untuk penyelidikan kebakaran sudah dilakukan pemeriksaan dan proses penyelidikan masih terus berlangsung,” ucapnya, Kamis (20/11).
Bakry mengaku, hasil olah TKP belum dapat disampaikan karena hasil atau sampel yang diambil tersebut masih akan diuji.
“Yang pasti kami tidak bisa berandai-andai dulu terkait penyebab sampai ada hasil yang pasti dari Bidlabfor,” akunya.
Sebagai informasi, inside kebakaran gedung Musdalifah Asrama Haji Transit Ngade Ternate ini terjadi sekira pukul 10.55 WIT pada Selasa (18/11/2025). (red).
















