Hukrim  

Kapolda Maluku Utara Tekankan Jajaran Wajib Jalankan Program Kapolri

Kapolda Maluku Utara, Irjen Polisi Arif Budiman.(Dok.Humas Polda).
banner 120x600

SOFIFI, iT- Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, menggantikan tagline sebelumnya Polri Presis menjadi Polisi Bersama Masyarakat untuk dijalankan seluruh jajaran di wilayah Indonesia.

Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” tersebut, dijalankan setelah Jenderal Suyudi Ario Seto menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilantik pada Kamis 1 Oktober 2026.

Tagline ini merupakan bentuk penegasan arah pelayanan Kepolisian yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas. Melalui visi ini, Polri berkomitmen untuk menghilangkan jarak dengan warga, aktif mendengar, bekerja bersama, serta memberikan solusi nyata atas kebutuhan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Polisi Arif Budiman menjelaskan, tagline Kapolri ini mulai dijalankan dan wajib hukumnya ditindaklanjuti di daerah termasuk di Polda Maluku Utara.

Orang nomor satu Polda Malut mengakui, program tersebut lebih menyentuh kepada masyarakat, sehingga Polri tidak ditakuti oleh masyarakat termasuk anak-anak.

“Intinya supaya Polri lebih di cintai masyarakat itu aja bahkan slogan Polri sebagai pelindung, pengayom, pelayan itu masuk, betul betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya saat diwawancarai, Selasa (6/10).

Dengan adanya tujuh program Kapolri, Kapolda menekankan wajib hukumnya jajaran untuk menyesuaikan dan mengikuti program dari atas.
Jenderal bintang dua menyatakan, program Kapolri tersebut, sejalan dengan programnya saat menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara.

“Jadi melayani masyarakat dengan hati, karena program saya salah satunya adalah melayani dengan hati juga. Jadi saya kira itu sejalan. Jadi apapun keluhan masyarakat harus kita terima. Kemudian saya ada program terakhir itu adalah sehari bersama masyarakat untuk belanja masalah, menampung, dan membantu untuk mencari solusi,” ujarnya.

Ini tujuh program Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, diantaranya:

1. Penguatan Kelembagaan.
Menata struktur organisasi agar Mabes Polri semakin strategis dan ramping, Polda proporsional, Polres kuat sebagai kesatuan operasional dasar, serta Polsek tangguh yang dekat dengan warga.

2. Pembenahan Sumber Daya Manusia (SDM).
Membenahi siklus sumber daya manusia secara menyeluruh dari perencanaan, rekrutmen bersih tanpa calo, pendidikan, hingga purna tugas berbasis meritokrasi dan integritas.

3. Penguatan Pelayanan Publik.
Menggeser orientasi pelayanan dari sekadar memenuhi prosedur administratif menjadi benar-benar memenuhi kebutuhan masyarakat secara cepat, transparan, dan terintegrasi.

4. Penguatan Penegakan Hukum.
Mengukur keberhasilan hukum bukan dari jumlah kasus yang ditangani, melainkan dari kualitas proses dan hasil yang berkeadilan, serta memberantas budaya no viral, no justice.

5. Penguatan Pengawasan.
Mengubah sistem pengawasan internal dari reaktif menjadi berbasis risiko serta memastikan setiap pengaduan masyarakat memiliki penanggung jawab yang jelas.

6. Akuntabilitas Anggaran.
Memastikan penyerapan anggaran berorientasi langsung pada hasil nyata dan dampak yang dirasakan masyarakat di lini terdepan.

7. Modernisasi dan Transformasi Digital.
Menerapkan konsep Smart Policing, integrasi satu data (Satu Data Polri), serta penegakan hukum berbasis ilmiah (Scientific Crime Investigation).

Sementara tujuh program Kapolda Maluku Utara, Irjen Polisi Arif Budiman yang sudah dijalankan di tingkat Polda hingga Polres jajaran di Maluku Utara diantaranya:

1. Kie Raha Aman.
Menghadirkan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah kepulauan melalui patroli, sinergi antar instansi, serta partisipasi aktif masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

2. Investasi Aman Maluku Utara.
Menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

3. Desa Binaan Presisi.
Memperkuat kemitraan antara Polri, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan desa yang aman, mandiri dan tangguh.

4. Polisi Digital Maluku Utara.
Mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital guna menghadirkan pelayanan kepolisian yang modern, cepat, transparan dan mudah diakses masyarakat.

5. Generasi Emas Kie Raha dan Bebas Narkoba.
Membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi serta bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

6. Polri Melayani dengan Hati.
Menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, cepat, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat.

7. Satu Hari Bersama Masyarakat

Menghadirkan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat melalui komunikasi langsung, penyelesaian berbagai persoalan, serta penguatan kemitraan demi terciptanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *