TERNATE, iT- Relawan Kartini Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), mendesak kepada Kepolisian Daerah (Polda) memproses oknum anggota Brimob berpangkat Bripka berinsial RAP alias Raeychan (37 tahun) yang diduga melakukan penganiayaan terhadap istri sahnya berinsial PW (36 tahun) hingga kritis diproses hukum secara transparan tanpa adanya diskriminasi.
Dugaan penganiayaan itu mengakibatkan istri sah yang juga Bhayangkari berinsial PW mengalami pendarahan di telinga, hingga hingg kepala dan saat ini menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Boesorie (RSUD CB) Ternate.
Dugaan kasus tindakan pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kepada istrinya berinsial PW terjadi pada Minggu (22/3/2026) malam. KDRT ini terjadi di rumah korban yang berlokasi di lingkungan Gipsi, Kelurahan Toboleu, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut). Desakan ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Relawan Kartini Kota Ternate, Hartina, kepada media, Selasa (24/3).
“Kita melihat dengan prihatin bagaimana seorang perempuan harus menjalani kehidupan dalam ketakutan dan terus menjadi korban kekerasan. Yang lebih menyakitkan adalah pelakunya adalah anggota institusi yang berperan melindungi masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, profesi pelaku sebagai anggota Brimob bukan alasan untuk mendapatkan perlakukan istimewa dari intitusi atau khusus Satuan Brigade Mobile (Sat Brimob) Polda Maluku Utara.
“Setiap warga negara harus tunduk pada hukum, termasuk anggota kepolisian. Kami menuntut agar proses hukum berjalan secara transparan, adil, dan menghasilkan konsekuensi yang sesuai dengan perbuatan yang telah dilakukan,” jelasnya.
Kata dia, kalau pun terduga pelaku telah diproses kita akan mengawal agar korban.bisa mendapatkan keadalian.
“Kita akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan memastikan bahwa hak-hak korban terlindungi dengan baik,” tuturnya.
Relawan Kartini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga dan mendukung upaya penegakan hukum bagi para korban. (red).















