TERNATE, iT – Ketua Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) Maluku Utara, Kris, memberi apresiasi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia, Bahlil Lahadalia atas pemberhentian sementara Tambabg Nikel di Raja Ampat.
Apresiasi ini disampaikan oleh Ketua IMP, Kris, pada Senin (26/6).
Menurutnya, penghentian dilakukan ini merupakan komitmen Pemerintah pusat atas perhatian kekepada Masyarakat Kabupaten Raja Ampat.
“Langkah tersebut merupakan tindakan profesional yang menipis isu penolakan yang dilakukan masyarakat dan aktivis di Kabupaten Raja Ampat,” katanya.
Untuk itu, dirinya berharap pemberhentian ini dapat membendung segala penolakan Tambang yang dilakukan masyarakat.
“Kami berharap, sebelum dilakukan aktivitas kembali, Pemerintah lebih dulu menganalisis dampak kepada masyarakat. Yang jelas, kami beri apresiasi kepakepada Bahlil,” tandasnya. (red).
















