Hukrim  

Polres Ternate dan Pihak Terkait Apel Tanggap Penanggulangan Bencana Alam

Apel bersama yang digelar di halaman Mapolres Ternate.(istimewa).
banner 120x600

TERNATE,iT- Kapolres Ternate, AKPB Anita Ratna Yuliato, pimpin apel dalam rangka kesiapan tanggap pencegahan dan penanggulangan bencana alam dengan instansi terkait di halaman Mapolres Ternate.

Dalam kesempatan itu, Kapolres yang bertindak sebagai inspektur upacara turut membacakan sambutan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.


Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto saat membacakan sambutan tertulis Kapolri pada apel gelar pasukan dalam rangka kesiapan tanggap darurat bencana yang digelar di halaman Polres Ternate dengan melibatkan instansi terkait seperti Basarnas dan TNI serta Pemerintah Daerah (Pemda) pada, Rabu (5/10).

Dalam amanatnya Kapolri juga menekankan, bencana alam merupakan salah satu tantangan global yang sering dihadapi oleh seluruh negara di dunia demikian juga dengan Indonesia yang secara geografis terletak di kawasan Ring Of Fire atau disebut cincin api dunia.  Dengan kondisi ini, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan tingkat kerawanan bencana tertinggi di dunia bahkan berdasarkan urutannya.

“Indonesia masuk urutan ketiga dunia negara yang disebut memiliki potensi bencana alam tertinggi. Hal ini sejalan dengan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di tahun 2025,” ucapnya.

Di tahun 2025, lanjutnya, telah terjadi 2.606 bencana alam diantaranya 1,289 banjir bandang,544 kali cuaca ekstrim, 189 tanah longsor, 22 kali gempa bumi, 4 kali erupsi gunung berapi serta beberapa bencana alam lainnya.  Bencana tersebut, menurutnya, tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerugian ekonomi tetapi juga meninggalkan trauma psikologis serta mengganggu keberlangsungan kehidupan sosial masyarakat.

“Untuk itu dibutuhkan langkah strategis yang komprehensif, responsif dan berkesinambungan dari semua pihak agar dapat merespon dengan cepat berbagai ancaman bencana alam yang bisa saja terjadi,” tandasnya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *