TERNATE, iT- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, melaksanakan Subuh Keliling bersama masyarakat di Masjid Nurul Fatah Bastiong Karance, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, sebagai upaya memperkuat sinergi dan kehadiran Polri, pada Sabtu (31/10).
Subuh Keliling dipimpin langsung Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, bersama Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Hariyadi serta pejabat Polda. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat sinergi dan kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan spiritual dan humanis.
Kapolda mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku Utara. Arif menekankan pentingnya mencegah konflik antarkampung yang masih menjadi perhatian bersama.
“Jangan sampai persoalan antara satu orang kemudian berkembang menjadi persoalan antarkampung. Jangan karena masalah pribadi, salah paham, atau persoalan kecil, kemudian seluruh masyarakat ikut terbawa emosi,” ucapnya di hadapan para jemaah.
Jenderal bintang dua itu juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum tentu benar. Menurutnya, setiap permasalahan harus diselesaikan dengan kepala dingin dan tidak dibalas dengan kekerasan.
“Kalau ada masalah, mari kita selesaikan dengan kepala dingin. Jangan mudah terprovokasi. Dan yang paling penting, jangan membalas masalah dengan kekerasan,” tuturnya.
Tak hanya itu, Kapolda juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, para pemuda, serta seluruh masyarakat untuk menjadi pendingin di tengah masyarakat. Jika ada persoalan, ia mendorong agar diselesaikan secara bersama-sama melalui musyawarah.
Orang nomor satu Polda Maluku Utara itu juga berpesan kepada para pemuda agar tidak mudah terprovokasi dan tidak merasa hebat karena ikut berkelahi. Menurutnya, orang yang hebat adalah orang yang mampu menahan emosi dan mencegah terjadinya konflik.
“Kepada seluruh masyarakat, apabila ada permasalahan antarkelompok atau antarkampung, segera komunikasikan dengan aparat keamanan. Jangan mengambil tindakan sendiri,” jelasnya.
Arif menegaskan, bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita jaga Kie Raha, kita jaga persaudaraan, kita jaga keamanan, dan kita jaga Maluku Utara agar tetap aman dan kondusif. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita kekuatan untuk menjaga kedamaian dan persatuan di tengah masyarakat,” tandasnya.(red).















