Daerah  

Perwali Pengurangan Kantong Plastik di Ternate Terbit, Ini Harapan DLH Kota

Suasana launching Perwali Pengurangan Kantong Plastik di Hypermart Ternate.(istimewa).
banner 120x600

TERNATE, iT- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate meluncurkan implementasi Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 22 tahun 2022 tentang pengurangan kantong plastik di Kota Ternate, Maluku Utara (Malut).

Dalam meluncurkan Perwali tersebut dilaksanakan di Hypermart Ternate, turut dihadiri dari masing-masing perwakilan yakni, Jatiland Mall, Alfamidi, Indomaret dan toko besar lainnya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kota Ternate, Muhammad Syafei, Rabu (20/8). “Kalau Perwali terus disosialisasikan maka penggunaan kantong plastik di toko-toko bisa berkurang untuk mengurangi lonjakan sampah di Kota Ternate,” ucapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang kantongi bahwa kebanyakan sampah rumah tangga di tempat pemprosesan akhir (TPA) sampah dari kantong plastik dan botol minuman lainnya. “TPA dengan sampah yang terus diproses agak kesulitan mengatasi itu lantaran alat yang digunakan saat ini sangat minim dan untuk ratakan hal tersebut sangat kewalahan,” jelasnya.

Sehingga itu, lanjutnya, sekarang ini pihaknya bakal mengatifkan sebagian Bank Sampah yang tidak aktif dengan tujuan agar mengurangi penggunaan kantong dan botol plastik, dan sampah juga agar bisa didaur ulang. Sambungnya, TPA Pemkot Ternate terancam bakal ditutup dan telah diberikan waktu sampai dengan Desember 2025 jika pengelolaan sampah tidak ada progres. Ancaman itu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK). “Kalau TPA ditutup maka untuk membuang sampah akan menimbulkan permasahan terkait kebersihan kota, sehingga supaya mengatasi masalah ini maka harus ada kesadaran masing-masing pihak,” jelasnya.

Syafei juga mengakui, untuk terkait penanganan sampah bahwa pihaknya gencar melakukan sosialisasi di tingkat Kelurahan maupun di masyarakat lainnya. Setelah implementasi Perwali ini, kata dia, sudah diluncurkan semoga bisa atasi persoalan sampah. Dia menambahkan, pihaknya juga akan mengatasi persoalan sampah lantaran Kota Ternate telah terpilih tuan rumah pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XXIII Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) 2025.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *