TERNATE, iT- Balai Wilayah Sungai (BWS) melalui Satuan Kerja Non-Vertikal Tertentu (SNVT) Pelaksana Jaringan Sumber Air (PJSA) melaksanakan pekerjaan pembangunan infrastruktur pengendali sedimen atau Sabo Dam, terus menunjukkan progres di sejumlah titik di Kota Ternate termasuk salah satu pekerjaan di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan.
Infrastruktur Sabo Dam ini memiliki fungsi strategis sebagai bangunan pengendali sedimen sekaligus pengurang energi aliran, khususnya dalam menghadapi potensi banjir bandang yang membawa material debris dari wilayah hulu.
Secara teknis, Sabo Dam dirancang untuk menahan, mengendapkan, dan mengontrol pergerakan sedimen. Sehingga dapat mengurangi risiko kerusakan di kawasan hilir serta memberikan perlindungan bagi masyarakat di sekitarnya.
Berdasarkan pantauan media ini di lapangan, pekerjaan Sabo Dam di Kelurahan Sasa saat ini progres pekerjaan mencapai sekitar 86 persen.
Kondisi di lapangan menunjukkan pekerjaan pada bagian sambungan masih terus dikerjakan. Bagian tersebut menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan konstruksi Sabo Dam tersambung dengan baik dan dapat berfungsi sesuai dengan perencanaan.
PPK Sungai dan Pantai 2, Iwan menyebutkan, pembangunan Sabo Dam di Kelurahan Sasa, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, terus dikerjakan sesuai dengan tahapan pekerjaan yang telah direncanakan.
“Progres pekerjaan pada paket pembangunan Sabo Dam di Sasa sudah 86 persen,” jelasnya pada Minggu (4/10).
Ia mengungkapkan, pihak konsultan supervisi, direksi, dan tim pengawasan lapangan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan.
“Penyelesaian setiap item menjadi perhatian agar pembangunan Sabo Dam dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pengendalian aliran material dan sedimen,” ucap menutup.(red).















