LABUHA, iT – Penuh kekeluargaan dan kebersamaan di acara pengukuhan pengurus sementara Ikatan Keluarga Tobelo-Galela (IKA-TOGALE) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) yang berlangsung di UMK Milenial Desa Tembal, Kecamatan Bacan Selatan, Sabtu (8/11).
Pengurus sementara ini akan bertugas selama enam bulan ke depan untuk melakukan konsolidasi organisasi serta mempersiapkan Musyawarah Besar (Mubes) IKA-TOGALE dalam rangka pemilihan pengurus definitif periode 2026–2030. Sebab langkah ini menjadi upaya memperkuat kembali struktur organisasi yang sempat vakum dalam beberapa waktu terakhir.
Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Dewan Pembina IKA-TOGALE, Dr. Muhammad Kasuba, MA, yang juga merupakan mantan Bupati Halmahera Selatan dua periode.
Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Kasuba mengatakan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Tobelo-Galela yang hadir, seraya mengingatkan pentingnya menjaga semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam satu ikatan kekeluargaan.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar Tobelo-Galela yang telah memberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dalam semangat “POMA POLU”, yang berarti berkumpul satu rasa, satu tujuan, satu budaya,” ungkapnya.
Dr. Kasuba juga memberikan apresiasi khusus kepada wartawan IKA-TOGALE, yang selama ini berkontribusi aktif dalam pemberitaan positif, khususnya terhadap kepemimpinan Bupati Halsel Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muksin.
Menurutnya, tema “Poma Pulo” bukan sekadar slogan, melainkan simbol persatuan dan kekuatan moral keluarga besar IKA-TOGALE, terlebih di momen istimewa peringatan 20 tahun berdirinya IKA-TOGALE sejak tahun 2004.
“IKA-TOGALE bukan sekadar sebuah ikatan. Karena didalamnya ada makna yang dalam IKA berarti tetap berkumpul, tidak berpisah. Dua puluh tahun sudah kita berjalan bersama, dan semangat itu masih sama seperti dulu,” akunya.
Dirinya menegaskan bahwa masyarakat Tobelo-Galela dikenal memiliki semangat sosial dan gotong royong yang kuat, dan menjadi identitas khas di tengah masyarakat Halmahera Selatan.
“Orang Tobelo-Galela itu mudah bersosialisasi, senang berkumpul dan bekerja sama dengan siapa pun. Dua puluh tahun ini membuktikan bahwa kita tetap merangkul semua suku yang ada di Halmahera Selatan. Itulah kekuatan kita selalu bersama, selalu bersatu,” tegasnya.
Dr. Kasuba berpesan agar pengurus sementara IKA-TOGALE dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, melanjutkan semangat yang telah diwariskan para pendiri organisasi.
“Dengan semangat “Poma Polu”, mari kita terus berkumpul, bergandengan tangan, serta menghasilkan sesuatu yang dahsyat untuk kemajuan bersama,” pungkasnya. (red)
















