TOBELO, iT- Satu orang berinsial DS alias Darman sempat dinayatkan hilang saat long boat (perahu belongkang) terbalik dan tenggelam dihantam gelombang di perairan Desa Salube, Kecamatan Loloda, Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), tepatnya depan selat Lebeno ditemukan meninggal dunia.
Awalnya, perahu yang ditumpangi Darman bersama tujuh rekan lain dilaporkan terbalik dan tenggelam. Tujuh rekan Darman berhasil selamat, sementara Darman dilaporkan hilang. Tim SAR gabung kemudian melakukan pencarian, namun korban ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia.
Dan Pos Pos SAR Tobelo, Rudin Jr menjelaskan, proses pencarian dari pagi hingga siang hari sekitar pukul 12.00 WIT. Dalam proses pencarian korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) pada koordinat 2°16’14.15″N/ 127°49’18.16″E, dengan jarak 25 meter dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).
“Selanjutnya korban dievakuasi menuju kediaman korban di Desa Salube, untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ucapnya, Sabtu (18/4).
Kata dia, tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan debriefing bersama keluarga korban, dengan kesimpulan bahwa korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
“Dengan demikian, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” pungkasnya.
Sebelumnya, delalapan korban yang dilaporkan selamat diantaranya, Dula Rasaji (48 tahun), Sania Marau (44 tahun), Buang Jakim (26 tahun), Fadel Hakim (28 tahun), Suratman Malang (25 tahun), Julhan (24 tahun) dan Ridwan Danodasim (25 tahun). (red).
















