TERNATE, iT- Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, Maluku Utara, AKBP Anita Ratna Yulianto, berharap kepada seluruh masyarakat agar tidak pernah mengucilkan setiap mantan warga binaan pemasyarakat (WBP) yang telah bebas usai menjalani proses hukum dari pembaga pemasyarakatan.
Hal itu disampaikan Kapolres AKBP Anita Ratna Yulianto yang didampingi sejumlah PJU Polres maupun Polwan melaksanakan silahturahmi sekaligus menyapa sejumlah warga binaan yang berada di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas III Ternate di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate. Kunjungan ini juga merupakan rangkain hari ulang tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) tahun 2026.
Kapolres menyatakan, fasilitas dan pembinaan di LPP Kelas III Ternate sangat menjamin kebersihan dan kesehatan bahkan mampu memberikan pembinaan dalam meningkatkan keterampilan ke setiap warga binaan Lapas khususnya perempuan.
“Apalagi kemarin kami dengar bahwa di sini ada warga binaan yang membawa anak kecil. Jadi kami pengen lihat langsung seperti apa sih kondisi di dalam, ternyata bagus bersih banget,” ujarnya, Rabu (2/9).
Ia menyampaikan, setiap warga binaan yang masi memiliki anak atau bayi dengan ketergantungan asi dari orang tua bisa membawa ke dalam Lapas. “Jadi ada aturannya ternyata bagi para warga binaan yang memiliki anak di bawah umur tiga tahun itu bisa membawa anaknya, selagi anaknya masih membutuhkan orang tuanya,” ucapnya.
Selain menyapa warga binaan, orang nomor satu Polres Ternate itu juga mengajak kerja sama terkait ketersediaan pasok produksi pertanian yang digarap oleh para warga binaan. Kerja sama tersebut meliputi beberapa hasil pertanian yang akan disuplai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Porles Ternate.
Anita juga berharap kepada seluruh masyarakat Ternate agar tidak pernah mengucilkan bagi setiap warga binaan pemasyarakat (WBP) yang sudah selesai menjalani hukuman.
“Jadi untuk masyarakat Kota Ternate, semua manusia itu memiliki dosa. Warga binaan yang sudah selesai menjalani hukumannya atau melaksanakan tanggung jawabnya. Jika yang bersangkutan keluar dari hal-hal yang tempat seperti yang kita tidak inginkan semua ini agar diterima. Jangan dikucilkan, jangan membuat image bahwa mereka akan mengulangi perbuatannya lagi,” harapanya.
Sementara itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (Kalapas) Kelas III Ternate, Apriyani mengaku, kunjungan ini muda-mudahan mampu menjaga kolaborasi maupun sinergitas dalam meningkatkan keamanan maupun ketertiban warga binaan.
“Mudah-mudahan bukan hanya sinergi yang dibangun, tetapi bagaimana kolaborasi yang baik antara Polres Ternate dengan LPP di bidang keamanan dan ketertiban serta juga pembinaan,” tandasnya.(red).















