Hukrim  

Mengantisipasi Potensi Karhutla, Polres Halmahera Timur Siapkan Empat Unit Mobil dan Peralatan Pendukung

Salah satu mobil yang dilengkapi dengan peralatan pendukung untuk antisipasi Karhuta).(Dok.istimewa).
banner 120x600

MABA, iT-Polres Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut), telah  menyiapkan rmpat unit mobil untuk mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Halmahera Timur.

Bahkan, mobil patroli juga dimodifikasi menjadi unit siaga penanggulangan api, berdasarkan perintah Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah kepada seluruh jajaran Polsek. Sebanyak empat kendaraan disiapkan untuk keperluan ini, yang terdiri dari tiga unit kendaraan dinas Isuzu D-Max Double Cabin milik jajaran Polsek dan satu unit kendaraan pribadi personel Polsek Maba berjenis Mitsubishi L300.

Dalam modifikasinya, setiap kendaraan dilengkapi tangki air atau tandon berkapasitas sekitar 1.000 liter yang dipasang di bagian bak belakang mobil. Selain itu, disiapkan peralatan pendukung lengkap berupa satu unit mesin pompa air, selang semprot sepanjang 50 meter maupun selang hisap air. Unit ini difungsikan untuk melakukan penanganan awal dan penyemprotan api di titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh kendaraan pemadam kebakaran standar.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Siaga Karhutla bersama keempat Polsek jajaran Polres Halmahera Timur dengan lingkup tugas meliputi patroli rutin dan pemantauan kawasan rawan kebakaran. Tak hanya itu, sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara pembakaran serta koordinasi terpadu dengan pemerintah kecamatan dan unsur TNI dalam penanganan Karhutla khususnya di wilayah Hukum Polres Haltim.

Kapolres Halmahera Timur menyampaikan, seluruh unit yang dimodifikasi telah melewati tahap uji coba peralatan di lapangan dan dinyatakan siap beroperasi. Langkah ini, lanjutnya, dinilai sangat membantu mengingat kondisi medan di wilayah hukum Polres Haltim yang berbukit-bukit dan jaraknya yang jauh dari sumber air.

“Sehingga mempercepat mobilisasi pasokan air ke lokasi kejadian serta meningkatkan kemampuan respon cepat personel saat terjadi kebakaran,” pungkas mantan Kapolres Pulau Morotai itu.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *