Polres Mengungkap Motif Kematian Pengemudi Ojek Daring, Kapolres Ternate: Diduga Serangan Jantung

Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto.(Dok.Humas Polres Ternate).
banner 120x600

TERNATE, iT- Satuan Reserse Kkriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Tenate, mengungkap motif kasus dugaan penyebab kematian seorang pengemudi ojek daring berinsial DNSP alias Dwi Nandang (36 tahun) berjenis kelamin laki-laki di indekos yang berlokasi RT 14/RW 05 Kelurahan Maliaro, Kota Ternate.

Dwi diketahui meninggal dunia setelah penghuni Indekos yang bertetangga dengannya mencium bau busuk dari kamar korban. Dengan bau busuk tersebut, penghuni indekos lainya langsung mengecek kepastian tersebut. Tepat di depan kamar korban terlihat darah mengalir dengan bau busuk. Atas kejadian itu langsung melaporkan ke Ketua RW 05.

Motif kematian korban ini disampaikan langsung oleh, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, saat diwawancarai di Mapolres Ternate, Selasa (2/6).

“Dari hasil pemeriksaan dokter dari RS Bhayangkara Polda Maluku Utara, korban diduga mengalami serangan jantung,” ungkapnya.

Kapolres juga menjelaskan, dari penyakit tersebutlah yang meneyababkan darah keluar dari hidung korban hingga mengalir di kamar. Kemudian, menurut keterangan dari pihak keluarganya, korban juga memiliki riwayat darah tinggi.

“Kita (Polres,red) mau autopsi jenzah korban untuk mengetahui lebih jelas. Tapi keluarganya tidak mau, sehingga anggota Reskrim meminta kelurga untuk membuat berita acara penolakan autopsi,” ucapnya.

Ia menyatakan, dari hasil pemeriksaan dokter juga, menenjukan bahwa korban sudah meninggal dunia selama 36 jam lalu.

“Hasil pemeriksaan dokter, korban meninggal sudah 36 jam. Dengan penolakan autopsi, jenazah korban langsung kami serahkan ke kelurga untuk dikebumikan,” pungkas mengakhiri.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *