LABUHA, iT – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru di Halmahera Selatan, resmi menerima Surat Keputusan (SK) Kepegawaian.
Penerimaan SK ini berlangsung di halaman Kantor Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Minggu (1/6).
SK Kepegawian ini diterima 178 orang yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024, yang diserahkan langsung Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan.
Sejumlah perwakilan PNS yang menerima SK Kepegawaian secara seremonial tampak senyum manis dan haru hingga mengaku telah menanti momen berharga ini setelah melewati berbagai tahapan seleksi CPNS yang diikuti ribuan peserta.
“Hari ini menjadi momen bahagia yang kami nanti-nantikan kurang lebih setengah tahun lamanya setelah dinyatakan lulus seleksi. Tentu bangga karena bisa melewati berbagai tantangan,” ungkap Irma salah satu CPNS usai menerima SK.
Menurutnya, seleksi CPNS memiliki tantangan yang menegangkan. Pasalnya, tingginya persaingan yang ketat, materi yang sulit, serta persiapan mental yang diperlukan menjadi bekal bagi setipa peserta.
“Masalah teknis seperti kesalahan data diri saat pendaftaran dan ketidaktersediaan informasi juga menjadi tantangan tersendiri. Siapa saja yang mengikuti seleksi CPNS pasti merasakan lika-likunya, tapi dengan kegigihan dalam belajar pastinya memperoleh hasil yang memuaskan,” akunya.
Terpisah Bupati Halmahera Selatan, Bassam Kasuba menyampaikan selamat terhadap seluruh peserta yang resmi menjadi PNS dalam pemerintahannya.
Bassam berharap, para PNS yang baru ini mampu bekerja secara maksimal dengan mengedepankan pelayanan prima.
“Integritas menjamin karir bapak ibu semua kedepan. Untuk itu, saya (Bassam) berharap dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat dilakukan dengan maksimal dan tanpa pamrih,” tegas Bassam dikutip mimbartimurcom.
Bassam mengingatkan PNS baru harus melaksanakan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan dan tugas pembangunan dengan profesional serta berkualitas.
Selain itu, orang nomor satu di Halmahera Selatan bilang, PNS juga bertanggungjawab untuk menerapkan kebijakan publik yang ditetapkan.
“Mari bersama-sama berkontribusi positif demi kemajuan pembangunan daerah ini. Kami menginginkan birokrasi yang sehat. Tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi pelayan masyarakat yang mampu memberikan solusi dan membangun kepercayaan publik,” tandanya. (red).
















