Hukrim  

210 Botol Cap Tikus Disita di Atas Kapal Permata Obi Tanpa Pemilik

Barang bukti cap tikus saat diamankan di Mapolsek KP3 Ahmad Yani Ternate.(Dok.istimewa).
banner 120x600

TERNATE, iT- Personel Polsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Ahmad Yani Polres Ternate, berhasil menggalkan kasus dugaan penyelundupan minuman keras (Miras) jenis cap tikus sebanyak 210 botol di atas kapal motor atau KM Permata Obi yang baru tiba di Kota Ternate, pada Senin (20/7).

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, melalui Kasi Humas, Ipda Sudirjo menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah masuknya minuman keras ilegal dan barang terlarang melalui jalur transportasi laut.

Dalam razia itu, lanjutnya, petugas memeriksa secara menyeluruh barang titipan serta sejumlah area di dalam kapal termasuk dapur.

“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 210 botol minuman keras jenis cap tikus ukuran 600 mililiter tanpa identitas maupun dokumen kepemilikan. Ratusan botol miras tersebut ditemukan di area barang titipan dan dapur KM Permata Obi,” ucapnya, Rabu (22/7).

Ia mengaku, barang yang ditemuka itu hingga pemeriksaan selesai, tidak ada pihak yang mengakui kepemilikan barang tersebut.

“Seluruh barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek KP3 untuk pendataan, penyelidikan serta proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” tuturnya.

Ia menegaskan, Polres Ternate akan terus memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk wilayah, khususnya pelabuhan, guna mencegah peredaran minuman beralkohol ilegal yang berpotensi mengganggu kamtibmas.

Kasi Humas Polres Ternate juga mengimbau masyarakat agar tidak memproduksi, mengedarkan, maupun mengangkut minuman beralkohol ilegal karena berpotensi menimbulkan tindak pidana dan gangguan keamanan.

“Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dengan melaporkan kepada kepolisian jika mengetahui adanya peredaran minuman keras ilegal atau barang terlarang lainnya. Sinergi antara masyarakat dan aparat dinilai penting untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar menutup.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *