Daerah  

Satu Korban ledakan Speadboat Basarnas Belum Ditemukan, Identitas Dua Nelayan Masih Misterius

Suasana tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap satu korban ledakanya RIB 04 Basarnas Ternate.(istimewa).
banner 120x600

TERNATE,iT- Masih menjadi misteri terhadap dua nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Desa Gita,Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan yang menjadi operasi pencarian dan pertolongan tim SAR RIB 04 milik Basarnas Ternate.

Pasalnya, dua nelayan yang masing-masing bernama Udin dan Darwin yang mati mesin itu hingga kini Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate belum mampu mengungkapkan identitas lebih jelas.

Dibalik pencarian dan pertolongan dua nelayan itu, tim SAR juga mengalami musibah ledaknya speadboat yang ditumpangi sampai saat ini satu korban belum juga ditemukan adalah Sahril Helmi selaku jurnalis/kontributor Metro TV. Tiga orang meninggal dunia dan tujuh lain mengalami luka yang saat ini masih menjalani perawatan medis.

Kabasarnas Ternate, Iwan Ramdani melalui Kasi Sumber Daya SAR, Bram Madya Temara mengaku, dua nelayan tersebut sudah terselamatkan, karena menurut informasi mereka sudah terdampar (hanyut) berdekatan dengan pesisir sehingga membuang jangkar sembari memperbaiki mesin.

“Jadi mereka (dua nelayan) pada saat peristiwa itu, langsung terhanyut mendekati pesisir, sehingga memperbaiki mesin sampai hidup kembali. Setelah hidup, dua nelayan menunggu hingga pagi langsung belik ke Ternate, karena dua nelayan itu asal dari Ternate,”ucapnya, Rabu (5/2).

Lanjutnya, namun pihaknya tidak mengetahui jelas identitas dua nelayan tersebut, menggunakan long boat jenis apa dan berusia berapa serta alamat di Ternate mana.

“Sebenarnya bukan mesterius soal identitas dua nelayan itu, tapi karena peristiwa berurutan. Sehingga identitas keduanya belum teridentifikasi jelas,”cetusnya.

Bram menjelaskan, bukan pihaknya tidak mau merilis terkait dengan dua nelayan yang saat itu mengalami mati mesin. Namun karena mereka telah menyampaikan agar kita fokus pencarian satu korban ledakan speadboat RIB 04.

“Jadi saat itu kedua nelayan konfirmasi ke kami untuk fokus lakukan pertolongan ke RIB 04. Yang jelas keduanya sudah balik ke alamat masing-masing,”tandasnya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *