TERNATE, iT- Proses seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) tahun 2026 dipastikan berjalan secara transparan dan sesuai ketentuan.
Proses seleksi itu dibuka oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mewakili Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, yang dilaksanakan di Aula Baabullah Kantor Wali Kota Ternate.
Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan, bahwa Wali Kota Ternate tidak dapat hadir secara langsung karena sedang melaksanakan tugas kemanusiaan di Kecamatan Pulau Batang Dua, menyusul dampak gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Kata dia, proses seleksi Paskibraka bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan berjiwa kepemimpinan.
“Seleksi Paskibraka bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan proses pembentukan karakter generasi muda yang disiplin, berjiwa nasionalisme, serta memiliki semangat kepemimpinan yang kuat,” ucapnya saat membacakan sambutan Wali Kota Ternate.
Ia ditegaskan, bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi merupakan simbol kehormatan, pengabdian, dan tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Wali Kota turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta seleksi agar mengikuti seluruh tahapan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjaga kejujuran dan kedisiplinan.
“Tunjukkan kemampuan terbaik dari sisi fisik, mental, serta kepribadian. Jadikan proses ini sebagai pengalaman berharga, baik yang nantinya terpilih maupun yang belum,” lanjutnya.
Kepada panitia dan tim seleksi, Wali Kota juga berpesan agar seluruh proses berjalan secara transparan dan adil, dengan mengedepankan objektivitas dalam menentukan peserta yang layak.
Sementara itu, Sekda Kota Ternate menegaskan, komitmen pemerintah daerah untuk memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan tanpa adanya intervensi pihak manapun.
“Proses seleksi ini dipastikan berjalan transparan dan sesuai ketentuan. Tidak ada ruang bagi praktik-praktik yang tidak sesuai. Kelulusan sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan peserta,” tegasnya saat memberikan arahan.
Ia juga menambahkan, Pemerintah akan mengawal seluruh tahapan seleksi hingga pelaksanaan tugas Paskibraka pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Rizal itu juga memberikan perhatian khusus kepada peserta dari wilayah terluar Kota Ternate, yakni Kecamatan Moti, Hiri, dan Batang Dua seraya mendorong para peserta dari wilayah tersebut untuk tetap percaya diri dan mampu bersaing secara sehat dengan peserta lainnya.
“Peserta dari Moti, Hiri dan Batang Dua harus mampu menunjukkan kemampuan terbaik. Tidak ada perbedaan perlakuan, semua memiliki kesempatan yang sama,” ujar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Ternate itu.
Selain itu, ia juga mengingatkan panitia agar memastikan seluruh kesiapan teknis, termasuk atribut dan fasilitas pendukung, sehingga tidak terjadi kendala sebagaimana evaluasi pada tahun sebelumnya.
“Saya berharapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar serta menghasilkan generasi muda yang berkualitas dan siap menjadi teladan bagi masyarakat,” pungkas mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Disperkim) Pemkot Ternate itu.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Forkopimda Kota Ternate, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ternate Nuryadin Rachman, tim seleksi, serta para peserta calon Paskibraka. (red).
















