Hukrim  

Polda Maluku Utara Imbau Masyarakat tidak Berlebihan Merayakan Piala Dunia 2026

Karo Ops Polda Maluku Utara, Kombes Polisi Teguh Kariyadi.(Dok.iT).
banner 120x600

SOFIFI, iT- Polda Maluku Utara (Malut), mengimbau kepada masyarakat agar tidak menunjukkan fanatisme berlebihan terhadap tim favorit dalam eforia Piala Dunia tahun 2026.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Biro (Karo) Operasi (Ops) Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara, Kombes Polisi Teguh Kariyadi, Kamis (4/6).

“Kita dari Polda dan jajaran Polres di Maluku Utara mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan merayakan pesta bola. Perbedaan dukungan adalah hal yang lumrah dalam dunia olahraga, tapi tak berlebihan yang menggangagu keamanan,” ucapnya.

Ia menyampaikan, perbedaan dukungan harus disikapi secara dewasa serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

“Jangan karena berbeda dukungan, kemudian saling mengejek, menghina hingga memprovokasi yang dapat memicu konflik,” katanya.

Kata dia, piala dunia harus menjadi sarana hiburan yang mempererat silaturahmi, bukan memicu perpecahan. Karena sepak bola adalah olahraga yang sangat digemari oleh banyak masyarakat.

Menurutnya, untuk mengantisipasi gangguan keamanan, Polda Maluku Utara bersama jajaran Polres akan mengintensifkan langkah preventif, edukatif dan pengawasan ketat selama turnamen berlangsung.

“Saat ini akan kita buat petaan lokasi-lokasi ramai seperti nobar dan lainya yang tersebar di 10 kabupaten dan kota. Untuk konvoi kita usahakan tidak saling bertemu tim yang satu dengan tim lainya, jadi kita bakal pisahkan jalur saat konvoi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pembukan piala dunia akan diselenggaran pada 12 Juni 2026 di Estadio Azteca, Mexico City yang mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan. Turnamen ini akan mempertandingkan 48 tim.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *