Hukrim  

Cegah Barang Terlarang Masuk di Ternate Selama Ramadan, Polsek KP3 Perketat Pengawasan

Kapolsek KP3 Ahmad Yani, IPTU Rio Febri Wiratama.(istimewa).
banner 120x600

TERNATE, iT – Aktivitas pelabuhan Ahmad Yani Ternate yang menjadi pintu masuk dan keluar di Provinsi Maluku Utara kembali diperketat oleh Polsek Kesatuan Pengamanan dan Pengawasan Pelabuhan (KP3) Ternate selama Ramadan 1446 hijriah tahun 2025.

Pengamanan yang dilakukan selama bulan suci Ramadan ini, bukan hanya pada kapal yang sandar, baik tujuan antar Provinsi tetapi juga antar pulau dalam wilayah di Provinsi Maluku Utara.


Kapolsek KP3 Ahmad Yani, IPTU Rio Febri Wiratama mengatakan, selama bulan suci Ramadhan semua kapal yang akan keluar maupun masuk di pelabuhan Ahmad Yani Ternate dilakukan pengawasan secara ketat.

“Pengawasan ini untuk mengantisipasi adanya penyelundupan barang terlarang seperti narkoba, miras hingga penyelundupan satwa maupun lain sebagainya,”katanya, Kamis (6/3).

Mantan kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah itu mengaku, pengawasan dalam pelabuhan, pihaknya bersama dengan pihak terkait, yakni Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Ternate, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) hingga instansi terkait yang bertugas di dalam pelabuhan.

“Kita selalu koordinasi jika ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di dalam pelabuhan,”ucapnya.

Ia menjelaskan, selain pengawasan pada kapal sebagai langkah antisipasi barang terlarang, pengawasan juga difokuskan kepada penumpang maupun barang bawaan penumpang.

“Untuk penumpang, kita akan pastikan betul keamanan penumpang selama berada di dalam pelabuhan,” tegasnya.

Rio juga menghimbau, ppada seluruh calon penumpang yang akan datang maupun yang berangkat melalui pelabuhan Ahmad Yani Ternate selalu memberikan informasi ke petugas setempat jika melihat atau mendengar adanya barang yang mencurigakan di dalam kapal ataupun dibawa penumpang.

“Cepat laporkan, karena laporan sekecil apapun dari masyarakat akan kami tindak lanjuti sebagai langkah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” tandasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *