TERNATE, iT- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Brigjen Polisi Arif Budiman, menegaskan penghargaan/hadiah akan diberikan kepada personel yang berprestasi dan saksi bagi yang melakukan pelanggaran saat penyampaian Commander Wish sekaligus memberikan arahan langsung kepada seluruh jajaran personel Polda Maluku Utara (Malut) , yang berlangsung di aula Polres Ternate pada, Senin (25/5) kemarin.
Brigjen Arif Budiman menekankan, bahwa tugas Polri saat ini tidak hanya sebatas menjaga keamanan, tetapi juga mendukung keberhasilan pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, situasi global yang penuh dinamika mulai dari konflik geopolitik, krisis ekonomi, hingga ancaman keamanan dunia mengharuskan seluruh personel memperkuat kesiapsiagaan dan soliditas internal.
“Seluruh personel Polda Maluku Utara wajib mendukung penuh program prioritas pemerintah tahun 2026 sesuai arahan Presiden dan Kapolri. Stabilitas kamtibmas harus menjadi prioritas utama guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah di Maluku Utara,” ucapnya dalam penyampaian Commander Wish.
Kapolda juga menyampaikan kebijakan tegas terkait penghargaan dan sanksi terhadap personel. Kepada personel yang berperstasi akan diberikan penghargaan dan saksi bagi yang melanggar.
“Reward akan diberikan kepada personel yang berprestasi, loyal, disiplin, dan memiliki dedikasi tinggi. Sebaliknya, punishment akan diberikan secara tegas kepada anggota yang melakukan pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Orang nomor satu Polda Maluku Utara itu juga menegaskan, tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan narkoba, pungutan liar (pungli), desersi, pelanggaran asusila, hingga jual beli senjata ilegal. Kapolda juga mengajak seluruh jajaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, membangun budaya gotong royong, dan memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Commander Wish ini harus menjadi pedoman kerja seluruh personel Polda dalam mewujudkan Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) dan dicintai masyarakat,” tuturnya.
Kapolda juga sampaikan enam poin utama pada Commander Wish diantaranya:
1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha Esa sebagai landasan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
2.Mewujudkan personel Polda Maluku Utara yang profesional, modern, dan terpercaya dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
3.Menjaga soliditas internal Polri serta memperkuat sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
4.Mengedepankan pelayanan publik yang humanis, cepat, transparan, dan bebas dari pungli serta penyalahgunaan wewenang.
5.Menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Maluku Utara melalui pendekatan preventif dan problem solving.
6. Menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum, korupsi, narkoba, perjudian, dan tindak pidana yang meresahkan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda, Kombes Polisi Wahyu Istanto Bram menambahkan, momentum ini juga menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga soliditas internal, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan para tokoh masyarakat.
Wahyu menegaskan, pimpinan Polda Maluku Utara tidak akan memberikan toleransi terhadap bentuk pelanggaran apa pun. “Arahan Kapolda sudah sangat jelas. Tidak ada toleransi terhadap narkoba, pungli, desersi, asusila, maupun jual beli senjata ilegal. Pengawasan internal akan diperketat, dan sanksi tegas akan diberikan kepada siapa pun yang terbukti melanggar,” tegasnya mengakhiri.
Sebagai informasi, kgiatan tersebut turut diikuti secara langsung oleh Wakapolda Malut Brigjen Poliai Stephen M. Napiun, Irwasda Kombes Andrie Rondonuwu, para PJU Polda, Kapolres/ta Jajaran, personel Polda serta personel Polres Jajaran melalui zoom meeting. (red).
















