Hukrim  

Pascagempa Bumi 7,6 SR, Kapolres Halmahera Timur Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah.(Dok.istimewa).
banner 120x600

MABA, iT- Polres Halmahera Timur (Haltim), Maluku Utara (Malut) mencatat sampai saat ini belum ada laporan kerugian materil maupun korban jiwa pascagempa bumi berkekuatan 7,6 skala richtet (SR) yang mengguncang wilayah Bitung, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan dirasakan hingga di Maluku Utara.

Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah mengakui, gempa yang terpusat di Sulawesi Utara memang terasa hingga di Kabupaten Halmahera Timur. Kata dia, meski gempa yang dirasakan tersebut cukup kuat dengan magnitudo 7,6 SR. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima adanya laporan korban jiwa maupun materil diwilayah Halmahera Timur.

“Kita sampai saat ini belum ada laporan adanya bangunan atau korban jiwa pasca gempa,” ucapnya.

Ia mengatakan, meskipun belum ada laporan terkait korban jiwa maupun kerugian material pascagempa, pihaknya telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh Kapolsek di jajaran Polres Halmahera Timur untuk tetap waspada dan melakukan pendataan hingga mengambil langkah mitigasi secara cepat untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Untuk mitigasi sudah saya instruksikan ke seluruh Kapolsek jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka cepat mengambil langkah untuk mengantisipasi adanya korban jiwa,” ujarnya.

Mantan Kapolres Pulau Morotai itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan meski potensi tsunami sudah dicabut oleh BMKG.

“Semua masyarakat , kita imbau untuk tetap waspada terutama yang bermukim di bibir pantai, yang terpenting adalah tetap waspada tapi jangan panik,” harapnya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *