SOFIFI, iT- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) meminta kepada Kepolisian Daerah (Polda), agar mengungkap terduga pelaku kasus dugaan pembunuhan hingga teror di hutan Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dengan korban berinsial AA alias Ali (65 tahun).
Hal ini disampaikan langsung oleh, Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe, usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung SPKT Polda pada, Selasa (28/4).
Sarbin menuturkan, dengan kejadian di Desa Benemo, Pemerintah berharap agar Polda dapat mengungkap pelaku-pelaku teror di Banemo dan sekitarnya hingga meninggalnya almarhum Ali.
“Kami berharap, pelaku-pelaku teror di Banemo dan sekitarnya dapat terungkap dengan baik. Meski pak Waris Agono tak lagi menjabat sebagai Kapolda,” harapnya.
Wagub mengaku, sangat percaya pengaruh Irjen Polisi Waris Agono di Maluku Utara masih kuat, karena mempunyai sejarah meneyelesaikan masalah di Benemo dan Sebenpopo begitu cepat.
“Intinya kami berharap agar Polda dapat mengungkap para pelaku teror dan pelaku pembunuhan. Kami juga harap masyarakat agar memberikan kepercayaan kepada kerja-kerja kepolisian dan tidak terprovokasi isu apapun,” ucap menutup.(red).
















