TERNATE, iT – Menanggapi mitigasi bencana dan informasi data lapangan untuk melihat serta memantau fasilitas dalam menjangkau cuaca yang terjadi di wilayah Maluku Utara, Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate.
“Kami (DPRD) juga melihat bagaimana hubungan komunikasi Pemerintah Provinsi dan BMKG serta koordinasi dengan institusi lainnya, seperti Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” kata Ketua Komisi I DPRD Malut, Nazlatan Ukhra Kasuba, Kamis (22/1).
Dari paparan pihak BMKG Nazlatan mengaku, maksimal dalam memantau perubahan cuaca di Maluku Utara, karena saat ini BMKG telah memiliki alat setelit 5 wari dan radar cuaca.
“Sudah maksimal untuk pendukungnya, begitu juga update perkembangan cuaca dapat diakses ke website BMKG maupun sosial media,” tuturnya.
Nazlatan menyatakan, dengan alat yang maksimal pihaknya bakal mendorong terkait infrastruktur, regulasi dan cara kerja untuk menghadirkan kantor-kantor cabang BMKG di wilayah Maluku Utara.
“Soal fasilitas sudah mendukung, tapi lebih mendukung jika sudah adanya kantor cabang di setiap kabupaten dan kota. Jadi secara pribadi melihat dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi dan aktivitas industri perlu adanya keterlibatan semua institusi, seperti BWS, BPBD dan instansi lainnya. Sehingga setiap curah hujan dan cuaca ekstrem terjadi terus maksimal dalam penanganannya,” bebernya.
“Kita harus sinkronisasikan agar mengatsi curah hujan dan longsor selalu maksimal. Karena ini catatan penting. Supaya keterlibatan langsung pihak-pihak terkait itu penting selain meminta data,” tandas Nazlatan mengakhiri. (red).
















