Hukrim  

Namanya Dicatut Oknum Minta Uang, Kompol Haris Akhmat Minta Masyarakat Tidak Menggubris

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Maluku Utara, Kompol Haris Akhmat Basuki, saat menyampaikan keterangan kepada media.(Dok.iT).
banner 120x600

TERNATE, iT- Nama Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara, Kompol Haris Akhmat Basuki, diduga dicatut oleh oknum yang tidak bertanggungjawab hingga melakukan permintaan uang kepada pihak-pihak terkait untuk meraup atau memperoleh keuntungan pribadi.

Padahal, Kompol Haris baru dimutasi sebagai Kasubdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara hingga saat ini jabatan baru tersebut belum ditempati. Masyarakat diimbau untuk waspada apabila ada oknum yang mengatasnamakan Kompol Haris dan melakukan permintaan uang agar tidak menggubris permintaan tersebut.


Hal itu disampaikan langsung Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Maluku Utara, Kompol Haris Akhmat Basuki kepada wartawan di Royal Resto Ternate pada Kamis (10/9).

“Saya Kompol Haris Kasubdit III Ditreskrimum yang mendapatkan promosi jabatan Kasubdit IV Ditreskrimsus memberikan informasi dan coba untuk mengklarifikasi atau meluruskan perihal berita, dan beberapa peristiwa yang sudah beredar di masyarakat maupun sudah terjadi peristiwanya,” katanya.

Ia menyatakan, ada oknum-oknum ataupun terduga-terduga pelaku yang memanfaatkan momentum perpindahanmutasi jabatannya dan mengaku-ngaku sebagai Kompol Haris.

“Di mana modusnya itu menyampaikan WhatsApp ataupun menginformasikan kepada pihak-pihak terkait mengaku-ngaku untuk meminta, mendapatkan atau menikmati sesuatu keuntungan,” ujarnya.

“Dalam hal ini, saya meluruskan. Saya Kompol Haris Akhmat Basuki, tidak pernah melakukan hal-hal seperti itu. Seperti yang terjadi dan beredar luas di masyarakat, sekaligus menyampaikan kepada pihak-pihak secara keseluruhan untuk tidak menggubris hal tersebut,” sambungnya.

Kasubdit menyampaikan, terkait dengan nomor telepon yang digunakan hanya satu dan tidak seperti yang beredar luas melakukan permintaan kepada pihak-pihak tertentu.

“Saya Kompol Haris hanya memiliki satu nomor handphone yang saya gunakan tidak seperti yang beredar. Artinya, penggunaan handphone saya sangat terbatas dalam hal urusan kedinasaan dan menghubungi rekan-rekanan di luar. Baik itu kedinasan ataupun badan hukum swasta ataupun pihak-pihak swasta lainnya,” jelasnya.

Ia juga mengaku sangat kesal terhadap oknum-oknum yang melakukan permintaan dengan cara-cara yang tidak baik yang mengatasnamakan dirinya.

“Tidak dengan cara seperti itu. Saya Kompol Haris sekaligus menyampaikan kepada pihak-pihak yang telah atau merasa pernah dihubungi tidak menggubris,” tururnya.

Kata dia, hanya saja sampai saat ini korban ataupun yang mengalami kerugian ataupun sudah memberikan sesuatu oknum-oknum terduga pelaku tersebut belum terdereksi ada laporan pihak yang menjadi korban.

“Modusnya menghubungi via media sosial dalam hal ini sosial media WhatsApp atau jejaring sosial tertentu mengaku sebagai Kompol Haris dan melakukan sesuatu permintaan yang sifatnya materi,” ucapnya.

Haris mengatakan, rata-rata korban yang disasar itu pengusaha, ada yang dari badan usaha dan ada pihak terkait.

“Sampai saat ini masih Kasubdit III Ditreskrimum. Yang dipakai untuk di bawa-bawa itu adalah jabatan baru saya di Krimsus (Kasundit IV). Dalam hal tindaklanjut ini kami sudah lakukan secara internal. Hal-hal sifatnya penyelidikan awal itu sudah kami lakukan,” tegas menutup.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *