Hukrim  

Jadi Presenter RRI, Kabid Humas Polda Maluku Utara Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Polisi Hadi Poerwanto.(Dok.Humas Polda).
banner 120x600

TERNATE, iT- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Malut.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Polisi Hadi Poerwanto, turut berpartisipasi sebagai presenter sekaligus pembaca berita dalam program Warta Berita Sore di Studio Pro1 RRI Ternate, dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI).


Kehadiran Kabid Humas tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RRI, tetapi juga menjadi momentum untuk menyampaikan berbagai informasi Kepolisian kepada masyarakat secara langsung melalui media radio.

Kabid Humas menyampaikan, sejumlah informasi terkait situasi keamanan dan kegiatan Kepolisian di wilayah Maluku Utara, termasuk penekanan Kapolda Maluku Utara Irjen Polisi Arif Budiman, kepada jajaran Reserse Kriminal (Reskrim) agar melaksanakan penegakan hukum secara profesional, transparan dan berkeadilan.

“Bapak Kapolda menekankan kepada seluruh jajaran Reskrim agar setiap proses penegakan hukum dilaksanakan secara profesional, transparan dan berkeadilan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap menjunjung tinggi hak-hak masyarakat,” katanya, Rabu (9/9).

“Penegakan hukum bukan semata-mata tentang memberikan sanksi kepada pelanggar hukum, tetapi juga bagaimana Polri mampu memberikan kepastian, rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat,” sambungnya.

Hadi juga mengajak masyarakat Maluku Utara untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

“Mari kita jaga lingkungan bersama. Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil bisa menjadi besar dan sulit dikendalikan. Dampaknya bukan hanya terhadap hutan, tetapi juga terhadap kesehatan, lingkungan dan aktivitas masyarakat,” ucapnya.

Juru bicara Polda Maluku Utara itu menegaskan, pencegahan karhutla membutuhkan peran semua pihak. Polri bersama Pemerintah Daerah (Pemda) dan stakeholder terkait terus melakukan langkah-langkah pencegahan, namun kepedulian masyarakat menjadi bagian yang sangat penting.

“Menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat. Ini tanggung jawab kita bersama. Kalau melihat adanya potensi kebakaran atau aktivitas yang dapat memicu karhutla, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sejak dini,” tuturnya.

Kabid Humas juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 RRI sebagai kesempatan memperkuat sinergi antara media, Polri dan masyarakat dalam menyebarkan informasi yang edukatif, mencerdaskan serta memberikan manfaat bagi publik.

Ia juga berharap media termasuk RRI, dapat terus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.

“Semoga sinergi yang sudah terjalin antara RRI dan Polda Maluku Utara semakin kuat. Bersama-sama kita hadirkan informasi yang benar, edukatif dan menyejukkan bagi masyarakat,” tutupnya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *