TERNATE, iT- Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), siapkan makanan khas daerah yang akan promosikan pada pameran dan pertunjukan seni budaya serta kuliner di Hotel Borobudur, Jakarta.
Pelaksanaan kegiatan promosi bertajuk Discover Natural Treasure, merupakan bagian dari kerja sama antara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan manajemen Hotel Borobudur, yang memberikan ruang promosi bagi Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.
Hal ini disampaikan langsung, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kota Ternate, Rustam Pandjab Mahli, kepada media ini, Senin (6/4).
“Untuk di Dispar kita diberikan kepercayaan oleh pak Wali Kota sebagai Ketua penyelenggara dan pelaksanaan kegiatan di Hotel Borobudur. Dinas Parawisata sampai hari ini juga melalui pak Sekda sudah meeting (pertemuan) dengan dinas terkait maupun komunitas dalam hal ini adalah UMKM,” ucapnya.
Kata dia, hal itu jug sudah ditindaklanjuti melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Ternate, Kota Tidore, manajemen Hotel Borobudur dan pihak Apeksi. Sehingga, sampai saat ini masih dilakukan pemantapan dalam bentuk kurasi (proses seleksi, penilaian dan peningkatan kualitas produk) kuliner yang akan dipromosikam di hotel Borobudur nanti.
“Kurasi dari semua UMKM itu kita sudah laksanakan dalam tahap 80 persen lebih,” tuturnya.
Ia menjelaskan, pihaknya saat ini intens lakukan komunikasi dengan tim dari Hotel Borobudur, karena sekarang ini sudah ada penanggungjawab dan pembagian tugas masing-masing. Muda-mudahan dalam pekan ini juga akan diagendakan untuk komunikasi via Zoom menyangkut dengan kesiapan.
“Alhamdulillah teman-teman yang ikut terlibat dalam internal di dinas maupun OPD terkait, UMKM dan komunitas intens selalu berkomunikasi menyangkut kesiapan ini,” katanya.
“Yang ditampilkan nanti makanan khas kuliner berhubungan dengan gastronomi yang sesuai dengan brending Ternate (Ternate Kota Rempah) yang jelas sudah 80 persen,” tambah Kadis.
Rustam mengatakan, kuliner di Kota Ternate ini hampir sebagaian besar di Maluku Utara sama. Tapi pihaknya akan menjadikan kuliner tersebut menjadi brand dan top.
“Kita mau jadikan itu brand dan top. Bagaimana satu jenis menu itu minimal rasa kenyal dan kelejatannya. Terlepas dari itu isi gastronominya atau rempahnya dapat. Kita sementara kurasikan itu. Hampir sebagaian besar itu menunya hampir sama, tapi tinggal bagaimna chefnya. Kita pilih chef lokal bisa meramu makannya itu dan bisa di cicipi oleh tamu yang ada di Hotel Borobudur,” katanya.
Lanjutnya, dari sana bagaimana makanan itu bisa jadi komsumsi tamu di Borobudur. Sehingga, pada kegiatan promosi ini kita dapat memperkenalkan menu khas dari Kota Ternate.
“Nanti dari Borobudur juga mempromosikan dan memperkenalkan selama 40 hari waktu yang disediakan di Jakarta bisa di maksimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Menurut Rustam, jadi imi bukan hanya sekedar momen hajatan ini saja, tapi diharapkan menu yang ditampilkan nanti dari khas daerah sendiri itu berkelanjutan menjadi konsumsi makanan di Hotel Borobudur.
“Itu yang sementara ini kita lakukan kurasi dan intens turus berkoordinasi dengan pihak Borobudur. Karena mereka ingin ini menjadi makanan lokal yang bisa jadi khasnya Borobudur yang bisa di cicipi oleh orang lain,” pungkasnya. (red).
















