Hukrim  

Pengemudi Ojek Daring di Ternate Ditemukan Meninggal di Kamar Indekos

Tim penyidik Polres Ternate olah TKP.(Dok. istimewa).
banner 120x600

TERNATE, iT- Warga Kota Ternate, Maluku Utara (Malut) digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki berinsial DNSP alias Dwi Nandang (36 tahun) yang diketahi berprovesi sebagai driver Grab atau ojek online (Ojol).

Pengemudi ojek daring itu ditemukan lebih tepatnya di RT 14/RW 05 Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, pada Selasa (2/6/2026).

Informasi dan data yang peroleh media ini di tempat kejadian perkara (TKP) korban diketahui meninggal dunia setelah penghuni Indekos yang bertetangga dengannya mencium bau busuk dari kamar korban. Dengan bau busuk tersebut, penghuni indekos lainya langsung mengecek kepastian tersebut. Tepat di depan kamar korban terlihat darah mengalir dengan bau busuk. Atas kejadian itu langsung melaporkan ke Ketua RW 05.

Korban melalui kakanya, Eka Dessy mengaku, mengetahui kejadian tersebut setelah suaminya memberitahukan saat pulang dari kantor sekitar pukul 11.00 WIT.

“Saya sampai di rumah, suami saya memberitahukan bahwa adik saya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kosnya (indekos),” ucapnya.

Lanjutnya, dari informasi tersebut langsung bergegas menuju ke indekos korban dan menemukan banyak warga sekitar yang telah berkumpul.

“Di kamar korban sudah banyak darah yang mengalir. Darah itu bersumber dari tubuh korban yang sudah bengkak,” tutrnya.

Sementara itu, Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, melalui Kasat Rekrim, AKP Bakry Syahruddin, saat dikonfirmasi secara terpisah membenarkan adanya penemuan mayat tersebut di Kelurahan Maliaro. Kata dia, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban terakhir dilihat beraktivitas pada, Sabtu 30 Mei 2026.

“Dugaan sementara korban meninggal dunia sudah tiga hari, makanya tubuh korban bengkak hingga mengeluarkan darah dan bau. Untuk motifnya masih dalam penyelidikan,” singkatnya.

Sebagai informasi, hingga berita ini dipublikasikan, jenzah korban di evakuasi oleh tim Inavis Polres Ternate ke Rumah Sakit Umum Daerah Chasan Bisoerie (RSUD CB) Ternate, menggunakan mobil ambulance Dokkes Polda Maluku Utara. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *