TOBELO, iT- Tim SAR Gabungan berhasil temukan dua Warga Negara Asing (WNA) dari Singapura pendaki yang merupakan korban erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) dalam keadaan meninggal dunia (MD).
Kedua korban WNA asal Singapura atas nama, Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid sebagai WNA (27 tahun) dan Heng Wen Qiang Timothy sebagai WNA (30 tahun).
Proses evakuasi tersebut dipantau langsung oleh, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, didampingi Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, bersama unsur TNI-Polri, Basarnas, Pemerintah Daerah dan tim relawan di lapangan.
Dalam peninjauan tersebut, Pangdam XV/Pattimura memberikan arahan kepada seluruh personel agar tetap mengutamakan keselamatan selama pelaksanaan evakuasi serta menjaga koordinasi antar instansi guna mempercepat proses penanganan korban.
“Utamakan keselamatan personel dan tetap perhatikan perkembangan aktivitas gunung. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap bersinergi di lapangan,” tegasnya, Minggu (10/5).
Sementara itu, Danrem 152/Baabullah, Brigjen TNI Enoh Solehudin menyampaikan, apresiasi kepada seluruh tim gabungan yang terus bekerja tanpa mengenal waktu demi mengevakuasi seluruh korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan yang telah bekerja keras di lapangan. Tetap semangat dan utamakan keamanan selama proses evakuasi berlangsung,” ujarnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini tim SAR Gabungan masih terus melakukan penyisiran dan pendataan terhadap seluruh korban erupsi Gunung Dukono sambil memantau perkembangan aktivitas vulkanik guna mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.(red).
















