Hukrim  

Kunjungan ke Polres Ternate, Kapolda Tekankan Jalankan Tujuh Program Prioritas dan Hindari Pelanggaran

Kapolda, Irjen Polisi Arif Budiman, saat memberikan arahan kepada personel.(Dok.Humas Polda).
banner 120x600

TERNATE, iT- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Polisi Arif Budiman didampingi Wakapolda Brigjen Stephen M. Napiun dan para pejabat utama (PJU) melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Polres Ternate.

Kunjungan ini dilaksanakan setelah dilantik sebagai Kapolda Maluku Utara (Malut) oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang digelar di Rupattama Mabes Polri pada Minggu (17/5) lalu.


Kapolda menyakan, dalam kunjungan tersebut telah memberikan penekan dan arahan kepada seluruh personel Polres Ternate. Dalam penekanan, ia mengaku, telah mengingatkan kepada seluruh personel Polres Ternate agar menjalankan tujuh program prioritasnya. Tujuh program itu diantaranya:

1. Kie Raha Aman, yaitu mewujudkan keamanan dan ketertiban di wilayah kepulauan melalui patroli, sinergi dan partisipasi masyarakat.
2. Investasi Aman Maluku Utara, yaitu menciptakan iklim investasi yang aman, kondusif dan berkelanjutan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
3. Desa Binaan Presisi, yaitu mewujudkan desa yang aman, mandiri dan tangguh melalui kemitraan Polri, pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat.
4. Polisi Digital Malut, yaitu mewujudkan pelayanan kepolisian modern, cepat, transparan dan mudah diakses melalui pemanfaatan teknologi digital.
5. Generasi Emas Kie Raha dan Bebas Narkoba, yaitu mewujudkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berprestasi dan bebas dari penyalahgunaan narkoba sebagai modal Indonesia emas 2045.
6. Polri Melayani dengan Hati, yaitu mewujudkan pelayanan Polri yang profesional, humanis, cepat, transparan dan berintegritas dengan mengedepankan empati serta kepuasan masyarakat.
7. Satu Hari Bersama Masyarakat, yaitu Polri hadir, mendengar dan bekerja bersama masyarakat melalui komunikasi langsung, penyelesaian masalah dan penguatan kemitraan.

Jenderal bintang dua itu menambahkan, kepada personel agar dapat memahami tujuh program untuk diterapkan ke masyarakat.

“Pada intinya personel harus bekerja dengan hati, hindari pelanggaran yang mencoreng institusi,” pungkasnya.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *