TERNATE, iT- Kapolres Ternate, Maluku Utara (Malut), AKBP Anita Ratna Yulianto, mengimbau serikat pekerja untuk menyampaikan aspirasi dengan tertib yang tidak berujung anarkis pada perayaan May Day atau Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2026.
Anita juga meminta agar pelajar untuk tidak ikut berdemonstrasi.
“Kami mengajak seluruh elemen buruh dan serikat pekerja untuk menyampaikan aspirasi secara damai, santun, dan tidak melanggar aturan hukum yang berlaku,” ujarnya, Kamis, (30/4).
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan serta meminta para buruh agar tidak mudah terprovokasi dengan berbagai isi yang tidak jelas.
“Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak benar. Tetap jaga persatuan dan kesatuan serta kedamaian di tengah masyarakat,” harapnya.
Menurutnya, aksi atau berpendapat di depan umum sudah diatur dan dijamin oleh Undang-undang (UU), sehingga semua kegiatan tersebut tetap dikawal agar berjalan lancar dan seluruh aspirasi dapat tersampaikan secara baik.
“Kami berharap seluruh pihak dapat menjaga ketertiban, termasuk tidak merusak fasilitas publik dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ucap mantan Kasubdit PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut itu.
Kapolres menambahkan, persiapan pengamanan May Day pihaknya menerjunkan 266 personel Polres yang dibackup oleh Polda dan Satuan Brimob. Selain personel, semua peralatan yang dimiliki Polres juga sudah siap untuk digunakan. Karena telah dilakukan pengecekan langsung oleh Direktur Samapta Polda Maluku Utara, Kombes Polisi Setyo Agus Hermawan.(red).
















