TOBELO, iT- Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian terhadap tiga orang pendaki korban erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut) pada, Jumat (8/5) kemarin yang masih hilang.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani menyatakan, pencarian dimulai sekitar pukul 07.00 WIT dengan Briving Tim kemudian di bagi menjadi 4 sru sesuai search area pencarian yang telah dibuat seusai renops.
“Pencarian dilaksanakan dengan metode ESAR atau explorer search and rescue dengan luas area masing-masing 0.5 km2 sekitar puncak gunung Dokuno dimana korban terakhir terlihat oleh rekan korban,” ucapnya, Sabtu (9/5).
“Fokus pencarian pada hari ke dua difokuskan sekitar puncak gunung dengan tetap memperhatikan keselamatan tim pencari, karena aktivitas gunung Dokuno terus mengeluarkan abu vulkanik yang tebal,” sambungnya.
Kepala SAR Ternate yang memimpin langsung briving Operasi SAR yang di dampingi Kapolres Halut dan Komandan Kodim 1508 Tobelo berharap oara korban segera ditemukan.
“Berharap di hari kedua ini korban dapat ditemukan dalam kondisi selamat,” tandasnya.
Sebagai informasi, tiga korban yang masih dalam pencarian diantaranya, Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid sebagai WNA (27 tahun), Heng Wen Qiang Timothy sebagai WNA (30 tahun) dan Enjel berkewarganegaraan Indonesia. (red).
















