TOBELO, iT- Sebanyak 17 orang Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dari total 20 peserta pendakian saat erupsi gunung Dukono, Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut), akhirnya dievakuasi selamat pada, Jumat (8/5).
Korban selamat yang merupakan WNA dari Singapura berdasarkan data yang diterima dari kantor Basarnas Ternate, diantaranya:
1.Toh Yu Ming Eugene, laki-laki (30 tahun).
2.Lim Shan De, laki-laki (29 tahun).
3.Ong Shilin Selene, perempuan (37 tahun).
4.Phoebe Lim, perempuan (33 tahun).
5.Loh Hui En Iris, perempuan (31 tahun).
6.Tan Jia Yi Geraldine, perempuan (39 tahun).
7.Lee Yi Xuan Venessa, perempuan (30 tahun).
Sementara, 10 WNI yang dievakuasi selamat diantaranya:
1.Bahtiar Badar, laki-laki (24 tahun).
2.Yusril, laki-laki (23 tahun).
3.Sahrul, laki-laki (26 tahun).
4.Ahmad, laki-laki (22 tahun).
5.Hairudin, laki-laki (26 tahun).
6.Fiki Nafila, perempuan (27 tahun).
7.Riska Isbar, perempuan (29 tahun).
8.Sudin Juanga laki-laki (48 tahun).
9.Reza Selang.
10.Jainal Ayub.
Sementara itu, tiga korban yang masih dalam status pencarian masing-masing adalah, Heng Wen Qiang Timothy selaku WNA (30 tahun), Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid selaku WNA (27 tahun) dan Enjel sebagai WNI.
Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani menjelaskan, proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan termasuk dengan dua orang korban selamat atas nama Reza dan Jailan. “Semoga korban yang masih berstatus hilang, dapat kota temukan dalam keadaan selamat,” ucapnya mengakhiri. (red).
















