Hukrim  

Ledaknya RIB 04 Basarnas Ternate Mulai Dilidik Polda Malut, Azhari: Masih Sebatas Klarifikasi

Direktur Polairud Polda Malut, Kombes Pol Azhari Djuanda.(istimewa)
banner 120x600

TERNATE,iT- Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit-Polairud) Polda Maluku Utara (Malut) mulai melakukan penyelidikan insiden ledaknya speadboat Rigid Inflatable Boad (RIB) 04 milik Basarnas Ternate yang menyebabkam empat orang meninggal dunia.

Dalam insiden itu, selain empat orang dinyatakan meninggal dunia, ada tujuh orang lain mengalami luka berat.


Penyeban ledaknya speadboat RIB 04 milik Basarnas Ternate saat melaksanakan operasi SAR di perairan Gita,Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dir-Polairud) Polda Malut, Kombes Pol Azhari Juanda menyatakan, dalam penyelidikan yang dilakukan sejumlah pihak bakal diundang untuk dimintai klarifikasi.

Pihak terkait yang akan dimintai klarifikasi dalam insiden tersebut, lanjutnya,, adalah tim SAR yang selamat dalam insiden dimaksud.

“Pihak Basarnas yang akan kita ambil keterangan, terutama korban selamat. Tapi permintaan keterangan ini masih hanya sebatas klarifikasi, karena masih penyelidikan bukan penyidikan,”ucapnya, Selasa (18/2).

Dia menegaskan, selain mengambil keterangan klarifikasi kepada sejumlah pihak atas insiden itu, tim penyidik juga akan melakukan pengecekan bangkai RIB yang saat ini sudah di kantor Basarnas.

“Yang pasti itu juga akan dilihat lagi, penyelidikan ini baru kita mulai karena korban yang akan dimintai keterangan ada yang sudah sembuh dan masih dirawat, termasuk anggota kita (Polairud),”kata eks Kapolres Ternate itu.

Sebagai informasi, RIB 04 milik Basarnas Ternate yang membawa 10 tim SAR dan satu jurnalis Metro TV tersebut, meledak di perairan Gita pada 3 Februari 2025 saat melaksanakan operasi SAR terhadap dua nelayan yang mengalami mati mesin di perairan Gita.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *