TERNATE, iT- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) dan PT Feni Halmahera Timur (FHT) menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait dengan pengamanan objek vital hingga pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)
Kapolda Maluku Utara, Irjen Polisi Waris Agono menyatakan, penandatanganan MoU ini merupakan langkah penting dalam membangun sinergitas antara Polri dengan dunia usaha, khususnya dalam rangka mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Maluku Utara. Sebagaimana kita ketahui bersama, Maluku Utara memiliki potensi sumber daya alam (SDM) yang sangat besar, khususnya di sektor pertambangan dan industri.
“Kehadiran investasi seperti PT Feni Haltim diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya, Rabu (15/4).
Namun demikian, lanjutnya, dinamika di lapangan juga menunjukkan adanya potensi gangguan kamtibmas, seperti konflik sosial, sengketa lahan, maupun permasalahan ketenagakerjaan.
“Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dalam mengelola potensi tersebut secara bijak, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Kapolda menuturkan, Polda maluku utara berkomitmen untuk mendukung iklim investasi yang sehat dengan menjamin keamanan serta memberikan kepastian hukum.
“Kami akan mengedepankan langkah-langkah preventif dan preemtif, serta penegakan hukum yang tegas dan terukur guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah maluku utara,” tuturnya..
“Saya juga mengingatkan kepada pihak perusahaan agar senantiasa memperhatikan aspek tanggung jawab sosial, menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar, serta mengedepankan prinsip transparansi dalam setiap kegiatan operasionalnya,” sambung Jenderal bintang dua itu.
Orang nomor satu Polda Maluku Utara itu berharap, melalui kerja sama ini diharapkan akan terbangun koordinasi yang solid antara Polda maluku utara dan PT Feni Haltim dalam rangka pengamanan objek vital, pencegahan konflik sosial, serta penanganan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Waris mengaku, kita semua memahami bahwa keberhasilan investasi sangat bergantung pada stabilitas keamanan, dan stabilitas keamanan hanya dapat terwujud melalui kerja sama yang kuat, komunikasi yang baik, serta komitmen bersama dari seluruh pihak.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya kerja sama ini. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat besar bagi institusi, masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.
Sementara, Direktur Utama PT Feni Halmahera Timur (FHT), Jia Luping menyampaikan, dengan perasaan gembira dan penuh khidmat, kita berkumpul untuk menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman mengenai kerjasama pengamanan kawasan industri Buli antara PT Feni Haltim dan Polda Maluku Utara.
“Mewakili seluruh jajaran PT Feni Haltim, saya ingin menyampaikan ucapan selamat datang yang hangat dan terima kasih yang tulus kepada para pimpinan dan sahabat yang hadir dalam upacara hari ini,” ucapnya.
Kata dia, kawasan industri Buli yang dioperasikan oleh FHT ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional (OVNI). Ini adalah proyek strategis prioritas dalam agenda Hilirisasi Nasional Indonesia dan kawasan industri utama di Maluku Utara.
“Kawasan ini memikul misi penting untuk mendorong pembangunan ekonomi daerah, meningkatkan lapangan kerja, dan memfasilitasi peningkatan nilai tambah industri,” tuturnya.
Lanjutnya, penandatanganan MoU hari ini menandai peningkatan signifikan dalam kolaborasi kita beralih dari dukungan rutin menjadi sinergi strategis yang terlembagakan, sistematis, dan berjangka panjang.
“Ke depan, kami akan memperdalam kerjasama menyeluruh dalam jaminan keamanan, sistem manajemen keselamatan, berbagi informasi, pelatihan personel, dan pembangunan keamanan bersama dengan masyarakat. Bersama-sama, kita akan menjaga keamanan kawasan, menjunjung tinggi supremasi hukum, mencegah tindak kejahatan dan memastikan kelancaran investasi serta operasional produksi di dalam kawasan,” harapnya.
Ia mengaku, selama ini Polda Maluku Utara senantiasa memberikan dukungan kuat dan pengamanan profesional, menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan terpercaya bagi pembangunz dan operasional kawasan.
“Di sini, saya ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Polda Maluku Utara. Terakhir, saya berharap upacara penandatanganan ini berjalan dengan sukses. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kesuksesan dalam bekarya dan segala hal yang terbaik,” pungkasnya. (red).
















