SOFIFI, iT- Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut), menghimbau kepada massa aksi demonstrasi peringatan May Day atau Hari Buru Internasional agar menyampaikan aspirasi maupun tuntutan secara baik-baik dan tidak anarkis pada 1 Mei 2026 besok.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Polisi Wahyu Istanto Bram, saat dikonfirmasi pada, Kamis (30/4).
“Kami mengimbau kepada semua pendemo yang menyampaikan tuntutan atau aspirasi secara baik-baik dan tidak anarkis. Intinya, kami harap semua berjalan dengan baik tanpa merugikan satu dengan lainya,” ujarnya.
Wahyu mengatakan, sesuai arahan Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Brigjen Polisi Stephen M. Napiun bahwa Polisi adalah pelanyanan dan pengamanan.
“Setiap mengahadapi demonstran yang menyampaikan aspirasi harus mengetahui betul apa yang disampaikan dan ditujukan ke siapa. Supaya dapat dijembatani tanpa adanya gerakan yang lain,” jelasnya.
Kata dia, bahkan seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda diseberkan ke 10 Kabupaten dan Kota dalam rangka membackup Polres jajaran menghadapi demonstrasi Hari Buruh Internasional.
“Seluruh PJU Polda disebarkan ke setiap kabupaten dan kota membackup Polres jajaran dalam momentum May Day,” katanya.
Juru bicara Polda Maluku Utara itu menjelaskan, sebelum 1 Mei 2026 pihaknya terus mengumpulkan data untuk memastikan setiap demonstrasi yang dilakukan, sehingga kelompok demonstasi ini dapat di identifikasi secara riil.
“Untuk PJU sudah mulai bekerja kemarin Rabu kemarin. Sementara personel hari ini (Kamis) mulai digeser hari ini ke lokasi-lokasi yang menjadi objek vital, terutama area pertambangan,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengamanan ini lebih pada analisis situasi, agar setiap mengambil keputusan sesuai dengan metode pengamanan.(red).
















