SOFIFI, iT – Tim penyidik Subdit Gakkum Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara (Malut) telah melakukan penyidikan kasus laka laut di perairan Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Penyidikan tersebut, setelah Subdit Gakkum melakukan gelar perkara dari hasil penyelidikan longboat berukuran 6 GT dengan membawa 59 penumpang dari pelabuhan Babang menuju Desa Pigaraja mengalami kecelakaan laut.
Laka laut itu, telah menewaskan satu anak kecil berusia 2 tahun berinisial NN dan satu Dosen Universitas Kahirun (Unkhair), Dr Wildan, hilang belum ditemukan.
Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Maluku Utara, Kompol Riki Arinanda, saat dikonfirmasi mengatakan, saat kejadian itu terjadi, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.
“Dari penyelidikan sudah gelar naik ke penyidikan,”ungkap Kompol Riki, Rabu (28/1).
kata Kompol Riki, dalam penyelidikan sebelumnya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk penumpang dan motoris dan anak buah longboat.
“Masih ada beberapa saksi lagi yang bakal diperiksa, termasuk petugas Syahbandar dan Dishub,” katanya.
Kompol Riki juga mengaku, pihaknya telah menemukan adanya kelalaian dari motoris dalam aktivitas itu.
“Kami temukan ada kelalaian dilakukan motoris, hal itu kita temukan dari life jacket yang kurang dan penumpang lebih dari kapasitas,” tuturnya.
Saat ini lanjut Kompol Riki, tim masih berada di lapangan dan akan memintai keterangan dari beberapa pihak untuk mendalami peristiwa itu.
“Penyidikan ini pasti adanya tersangka, tapi kita lengkapi dulu bukti penyidikan,” tandasnya. (red).
















