TERNATE, iT- Sebanyak 160 personel Polda dan Polres jajaran di Maluku Utara (Malut), mengikuti asesmen uji kompetensi dan sertifikasi penyidik serta penyidik pembantu Reserse Kriminal (Reskrim) yang berlangsung di Ballroom Sahid Bella International Ternate.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Polisi Arif Budiman, dihadiri Wakapolda, Brigjen Poliai Stephen M. Napiun hingga seluruh Pejabat Utama (PJU) pada, Rabu, (8/7). Sertifikasi yang dilakukan tersebut, merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) penyidik agar mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Arif Budiman menegaskan, penyidik dituntut tidak hanya mampu mengungkap tindak pidana, tapi memberikan pelayanan yang cepat dan transparan serta akuntabel kepada masyarakat.
“Tantangan tugas kepolisian semakin kompleks, sehingga penyidik dituntut memiliki kompetensi yang profesionalisme dan integritas tinggi,” ucapnya saat sambutan.
Lanjutnya, salah satu indikator kualitas pelayanan penyidik adalah, kemampuan penyidik dalam memberikan pelayanan dan informasi secara cepat, tepat, serta bertanggung jawab. Untuk itu, sikap harus menjadi etos kerja setiap penyidik Polri.
“Menjadi penyidik tidak cukup hanya dengan menduduki jabatan, tapi harus didukung kompetensi yang memadai. Masih banyak terdapat penyidik dan penyidik pembantu belum tersertifikasi sehingga kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme SDM Reserse,” tuturnya.
Orang nomor satu Polda Maluku Utara itu menyampaikan, setiap penyidik harus memiliki tiga komponen utama dalam kompetensi, yakni pengetahuan, skill atau keterampilan dan attitude atau sikap/perilaku sebagai standar kualitas melaksanakan tugas penyidikan.(red).
















