Hukrim  

Dilengkapi Peralatan Medis Ventilator, Ultrasonografi, hingga Instalasi Forensik, RS Bhayangkara Ternate Segera Beroperasi

Karumkit Bhayangkara Tk IV Ternate, AKP dr Miko Sidartha.(Dok.iT).
banner 120x600

TERNATE, iT- Progres pembangunan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tk IV Ternate, ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada akhir tahun 2026 mendatang untuk melayani masyarakat di Provinsi Maluku Utara (Malut).

Pengelolaan RS Bhayangkara berada di bawah pengawasan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Maluku Utara dengan komitmen memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar pelayanan rumah sakit.


Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Maluku Utara, Kombes Pol drg Robert Apriyadi melalui Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk IV Ternate, AKP dr Miko Sidartha mengatakan, untuk pekerjaan rumah sakit ditargetkan sudah dapat digunakan pada akhir tahun.

“Memang untuk rumah sakit Bhayangkara ini tidak berhalangan akhir tahun sudah bisa beroperasi,” ucapnya, Rabu (9/9).

Ia menyampaikan, saat ini proses renovasi dan penataan sejumlah ruangan masih terus dilakukan untuk melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan. Namun, RS Bhayangkara Ternate masih berstatus rumah sakit tipe D.

“Kita targetkan akhir tahun bisa digunakan dan sekarang pekerjaan terus dilakukan,” katanya.

Miko mengaku, RS Bhayangkara Ternate akan dilengkapi sejumlah peralatan medis untuk menunjang pelayanan kesehatan. Fasilitas itu di antaranya, ventilator untuk ruang Intensive Care Unit (ICU), Dental X-Ray untuk pemeriksaan gigi dan rahang, Ultrasonografi (USG), USG 4D, serta echocardiogram atau USG jantung.

“Ventilator digunakan untuk membantu atau menggantikan proses pernapasan pasien yang berada dalam kondisi kritis,” tuturnya.

“Sementara, Dental X-Ray berfungsi menghasilkan gambar gigi dan rahang untuk menunjang pemeriksaan dan USG digunakan untuk menampilkan gambaran bagian dalam tubuh secara real-time dengan memanfaatkan gelombang suara berfrekuensi tinggi serta echocardiogram digunakan untuk melihat struktur dan fungsi jantung,” sambungnya.

Ia menjelaskan, selain peralatan medis, rumah sakit juga menyediakan sejumlah ruangan pelayanan, termasuk Intesive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU).

“ICU diperuntukkan bagi pasien kritis atau dalam kondisi yang mengancam jiwa dan membutuhkan pemantauan ketat selama 24 jam, termasuk dukungan alat bantu pernapasan.Sementara, HCU diperuntukkan bagi pasien dengan kondisi yang lebih stabil dibandingkan pasien ICU. Namun masih membutuhkan pemantauan dan perawatan intensif dari tenaga medis,” jelasnya.

Ia mengatakan, RS Bhayangkara Ternate juga memiliki ruang rawat inap biasa, ruang intensif, ruang operasi, ruang radiologi, laboratorium, serta instalasi forensik.

“Jadi setiap ruangan memiliki tempat tidur khusus untuk rawat inap pasien. Ada 56 tempat tidur, kemudian ruang ICU lima tempat tidur yang dilengkapi dengan lima ventilator dan dua tempat tidur untuk PICU,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Miko, pihaknya juga tengah memproses pembangunan dan pengurusan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) rumah sakit.

“Untuk IPAL semuanya sudah diproses, tinggal menunggu verifikasi dari Dinas,” ucap mengakhiri.

Sebagai informasi,RS Bhayangkara Ternate merupakan fasilitas kesehatan milik Polri yang tidak hanya diperuntukkan bagi anggota Kepolisian dan keluarganya, tetapi juga terbuka untuk melayani masyarakat umum.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *