Hukrim  

Panen Jagung Perdana, Polres Ternate dan Pemuda Muhammadiyah Komitmen Lanjutkan

Panen jagung perdana Polres Ternate dan Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara di Kelurahan Fitu.(istimewa).
banner 120x600

TERNATE, iT- Kepolisian Resort (Polres) Ternate bersama Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara (Malut), melaksanakan kegiatan panen jagung perdana di lahan pertanian milik pemuda Muhammadiyah.

Lahan pertanian milik pemuda Muhammadiyah itu berlokasi di Kelurahan Fitu, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini merupakan tindaklanjut kerja sama Polri dan Pemuda Muhammadiyah Tahun 2025, yang menekankan kolaborasi dalam bidang pertanian, pemberdayaan pemuda serta penguatan ketahanan pangan diwilayah Kota Ternate.  Pelaksanaan panen dilakukan secara bersama-sama sebagai simbol sinergi antara Polri dan elemen masyarakat.


Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto mengaku, panen perdana ini merupakan bukti nyata komitmen Polres dalam mendorong program pemberdayaan pemuda dan ketahanan pangan diwilayah Maluku Utara.

“Dengan kegiatan ini, kami tidak hanya meneguhkan kerja sama formal, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pemberdayaan pemuda dan ketahanan pangan,” ujarnya usai panen jagung, Kamis (4/12).

Anita menyatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperkuat hubungan Polri dan masyarakat, serta membuka ruang kolaborasi lanjutan antara Polres Ternate dan Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara.

“Ke depan, Polres Ternate dan Pemuda Muhammadiyah berkomitmen melanjutkan kegiatan serupa serta meningkatkan peran aktif pemuda dalam program kemitraan produktif berbasis agrikultur,” ucap mantan Kasubdit PPA Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Malut itu.

Sebagai informasi, panen perdana tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, dihadiri oleh Waka Polres, para Kabag, para Kasat, Kapolsek serta unsur pejabat utama Polres Ternate lainnya. Hadir pula perwakilan Pemuda Muhammadiyah Maluku Utara dan sekitar 20 mahasiswa pertanian Muhammadiyah.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *