TERNATE, iT- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut), mematangkan persiapan pelaksanaan pameran dan pertunjukan seni budaya serta kuliner yang akan digelar 21 hingga 31 Mei 2026 di Hotel Borobudur Jakarta di Kantor Dinas Pariwisata Kota Ternate, Senin (30/3).
Rapat koordinasi persiapan pelaksanaan kegiatan promosi bertajuk Discover Natural Treasure dipimpin langsung oleh, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly dihadiri sejumlah OPD. Rapat tersebut difokuskan pada pemantapan kesiapan Pemerintah Kota Ternate dalam menampilkan pameran, pertunjukan seni budaya, serta promosi kuliner khas daerah. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan manajemen Hotel Borobudur, yang memberikan ruang promosi bagi Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan.
Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly menyampaikan, rapat ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh aspek teknis dan substansi promosi dapat dipersiapkan secara maksimal.
“Hari ini kami melakukan rapat koordinasi untuk memantapkan kesiapan pameran dan pertunjukan seni budaya serta kuliner yang akan digelar di Hotel Borobudur. Ini menjadi momentum penting bagi Ternate untuk menampilkan potensi terbaiknya,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, tim dari Apeksi dijadwalkan tiba di Ternate, sementara perwakilan manajemen Hotel Borobudur telah lebih dulu berada di Ternate. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau kesiapan sekaligus membahas agenda penandatanganan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Ternate (Pemkot) dan pihak Hotel Borobudur yang direncanakan berlangsung pada Rabu (1/4/2026) di lantai III Kantor Wali Kota Ternate.
“Kerja sama ini berfokus pada penguatan promosi daerah, khususnya sektor pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif antara dua kota, yakni Ternate dan Tidore Kepulauan,” ucapnya.
Rizal menjelaskan, konsep yang diusung oleh Kota Ternate dalam kegiatan ini adalah penguatan city branding sebagai Kota Rempah, dengan fokus pada sektor gastronomi atau kuliner berbasis rempah. Sejumlah produk unggulan telah melalui proses kurasi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan kualitas, daya saing, serta keunikan produk yang akan ditampilkan.
“Produk yang dibawa adalah hasil kurasi yang memiliki nilai diferensiasi dan daya saing, khususnya yang berkaitan dengan gastronomi sebagai turunan dari city branding Kota Ternate,” jelasnya.
Mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu menyampaikan, selain produk UMKM, Ternate juga akan menampilkan kain batik dan tenun, serta menghadirkan kuliner khas yang akan diproduksi langsung di Hotel Borobudur melalui kolaborasi antara pelaku usaha lokal dengan chef hotel.Salah satu pelaku usaha kuliner yang dilibatkan bahkan diminta secara khusus untuk hadir selama masa promosi guna memastikan kualitas sajian tetap terjaga.
Sekda juga menekankan, bahwa kegiatan ini bukan semata-mata berorientasi pada penjualan produk, melainkan sebagai strategi promosi untuk menarik minat wisatawan agar berkunjung langsung ke Ternate.
“Ini bukan soal berapa produk yang terjual, tetapi bagaimana kita mempromosikan Ternate agar menarik minat tamu, terutama wisatawan mancanegara, untuk datang langsung ke daerah kita,” tegasnya.
Orang nomor tiga di Pemkot Ternate itu menambahkan, momentum ini menjadi sangat strategis karena Hotel Borobudur memiliki pangsa pasar internasional yang kuat, sehingga promosi yang dilakukan berpotensi menjangkau wisatawan dari berbagai negara. Selain itu, pada pembukaan kegiatan tanggal 21 Mei, akan digelar acara pesta rakyat yang dikemas oleh manajemen hotel dengan menghadirkan penampilan dari Ternate dan Tidore, serta mengundang tamu hotel, tokoh masyarakat, media nasional dan internasional, serta influencer untuk memperluas jangkauan promosi.
“Kegiatan ini sangat positif dan memberikan manfaat besar karena dilaksanakan tanpa membebani anggaran daerah. Ini merupakan bentuk kerja sama yang harus kita optimalkan,” tuturnya.
Sekda juga mengaitkan kegiatan ini dengan agenda nasional Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) yang akan digelar pada Agustus mendatang, di mana Ternate akan menjadi tuan rumah.
“Saya menilai bahwa promosi di Hotel Borobudur dapat menjadi bagian dari strategi awal untuk memperkenalkan agenda tersebut kepada publik nasional dan internasional,” ujarnya.
Mantan Kadis Perkim Kota Ternate itu menyampaikan, apresiasi kepada Apeksi dan manajemen Hotel Borobudur atas fasilitasi yang diberikan, serta menegaskan komitmen Pemerintah Kota Ternate untuk memaksimalkan peluang ini sebagai bagian dari upaya mendorong promosi pariwisata, budaya, dan produk unggulan daerah secara berkelanjutan.
Sebagai informasi, rapat berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata Kota Ternate dan dihadiri sejumlah perangkat daerah terkait, diantaranya Kepala Bappelitbangda Ir. Thamrin Marsaoly, Kepala Dinas Pariwisata Rustam Pandjab Mahli, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Bahtiar Teng, Kepala Dinas Kebudayaan Muslim Gani, Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Supriyanto R. Harry, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta pihak terkait.(red).
















