Hukrim  

Pimpin Rapat Pengamanan Kunjungan Wapres RI, Ini Penekanan Kapolda Maluku Utara ke Personel

Kapolda Maluku Utara, Irjen Polisi Waris Agono. (istimewa).
banner 120x600

TERNATE, iT- Kapolda Maluku Utara (Malut), Irjen Polisi Waris Agono, memimpin rapat terkait dengan
kesiapan pengamanan kunjungan kerja (Kunker) Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres RI), Gibran Rakabuming Raka diwilayah Maluku Utara.

Rapat bersama Wakapolda, pejabat utama, serta para Kapolres jajaran di Aula Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Maluku Utara, Selasa (14/10).


Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap berbagai kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan, seperti kegiatan Kohati dan musyawarah KONI yang dijadwalkan pada, Rabu 15 Oktober. “Kegiatan ini rawan, sehingga perlu diantisipasi secara matang,” ujarnya.

Jenderal bintang dua itu menjelaskan, dalam pengamanan VVIP, Polri berperan mendukung TNI dengan fokus pengamanan di ring 3, serta turut membantu di ring 2. Ia meminta, seluruh personel agar memahami tugas dan posisi masing-masing. “Rekan-rekan yang bertugas di ring 3 harus betul-betul siap, jangan sampai gangguan kamtibmas menembus ring 2 maupun ring 1,” tegasnya.

Selain kesiapsiagaan pengamanan, Kapolda juga mengingatkan pentingnya penampilan personel, terutama bagi anggota yang menggunakan pakaian dinas. Ia menegaskan, tidak ada anggota yang diperbolehkan membawa senjata api kecuali yang telah ditetapkan, seperti tim Jibom. “Dir Samapta dan Kasat Samapta agar menyiapkan pasukan Dalmas di titik-titik tertentu. Rainmas harus berkolaborasi dengan tim anti-anarki dan melakukan patroli lebih dulu di jalur yang akan dilewati Wapres,” harap mantan Wakapolda Sultra itu.

Tak hanya itu, Kapolda juga
menyampaikan, dalam aspek kesehatan, Kabiddokkes diminta menyiapkan ambulans serta berkoordinasi dengan Kesdam untuk mengantisipasi jika terjadi hal darurat terhadap anggota yang bertugas. “Ambulans juga harus siap digunakan untuk kepentingan personel pengamanan,” ucapnya.

Waris mengingatkan, area seperti pasar, stadion, dan tempat konser merupakan lokasi yang sangat dinamis dan rawan. “Tempat-tempat seperti itu sulit dikendalikan dan mudah memicu kericuhan. Karena itu, segala potensi gangguan kamtibmas harus diantisipasi secara menyeluruh,” tandasnya. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *