TERNATE, iT- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, memimpin apel pagi dalam agenda rutin Rabu Menyapa yang digelar di Kantor Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD Ternate, Amiruddin Abd Kadir, pejabat struktural dan fungsional serta seluruh jajaran pegawai di lingkungan BPKAD.
Sekda menekankan pentingnya disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, terutama di tengah penerapan kebijakan work from home (WFH). Rizal menegaskan, BPKAD memiliki peran strategis sebagai jantung penggerak roda pemerintahan daerah (Pemda).
Ia menjelaskan, WFH merupakan bagian dari transformasi birokrasi menuju sistem kerja yang lebih fleksibel, mandiri, efektif dan efisien. Namun demikian, lanjutnya, agar kebijakan tersebut tidak disalahartikan sebagai kelonggaran dalam bekerja.
“WFH itu bukan berarti libur. Paradigma ASN harus berubah. WFH bertujuan agar kita lebih produktif, bukan justru sebaliknya,” tegasnya dalam arahan pada Rabu, (22/4).
Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu juga menginstruksikan agar seluruh ASN tetap menjaga komitmen kedisiplinan, termasuk dengan menghadiri apel pagi setiap hari Senin sebagai bentuk penguatan koordinasi dan evaluasi kerja. Ia menilai, hari Senin harus dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi untuk menyelaraskan kembali ritme kerja setelah penerapan sistem kerja fleksibel.
“Senin menjadi momentum rapat koordinasi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang tertunda dan menyatukan ritme kerja setelah masa WFH,” ucapnya.
Kata dia, kelancaran pengelolaan di BPKAD sangat menentukan kualitas pelayanan publik di daerah. Setiap hambatan dalam sistem pengelolaan keuangan dan aset akan berdampak langsung kepada masyarakat. Untuk itu, Sekda menekankan, tiga langkah strategis yang harus menjadi perhatian, yakni efisiensi anggaran, peningkatan responsivitas, dan penguatan transparansi serta integritas dalam bekerja.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Ternate itu juga mengajak seluruh ASN di BPKAD untuk menjadi teladan bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya dalam hal profesionalisme, kedisiplinan dan pelayanan publik.
“Saya minta ritme kerja dijaga. Pastikan semua urusan administrasi diproses cepat. Integritas harus dijaga karena setiap tindakan kita berdampak langsung pada kepercayaan masyarakat,” ujar mengakhiri.(red).
















