TERNATE,iT-Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate mulai menyusun rancana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) periode 2025-2030.
Penyusunan ini setelah Wali Kota Ternate, M.Tauhid Soleman dan Wakil Wali Kota, Nasri Abubakar dilantik Presiden Prabowo pada bulan Februari kemarin.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, M. Rizal Marsaoly menyatakan, Pemkot sementara melakukan persiapan finalisasi RPJMD setelah kepala daerah dilantik, sehingga Wali Kota harus menyelesaikan RPJMD untuk lima tahun ke depan.
“RPJMD periode 2025-2030 melalui Bapelitbangda itu telah disusun rancangan teknokratik,”ucapnya, Kamis (6/3).
“Rancangan teknokratik itulah sebelum dipakai para bakal calon dalam menyusun visi misi mereka hingga KPU tetapkan pemenangan Pilkada harus menyusun RPJMD selama batas waktu lima bulan,”sambungnya.
Namun kemungkinan, kata dia, RPJMD tersebut lebih cepat karena disusun tim penyusun maupun tim dari Bappelitbangda. Sehingga, rumusan-rumusan telah terkumpul dan tinggal diolah datanya sampai pada indikator kerja utama dalam RPJMD untuk difinalisasi.
“Kami juga merespons surat dari Menteri ESDM untuk memasukkan BAB khusus Geopark dalam RPJMD. Ini ketentuan berlaku lima tahun, sehingga segala hal menjadi substansi perencanaan wajib terakomodir di RPJMD,”jelas mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate itu.
Rizal berharap, dalam finalisasi ini rekan-rekan Bappelitbangda mulai menyiapkan focus group discussion (FGD) untuk mematangkan sampai pada seminar akhir.
“FGD sampai pada seminar akhir melibatkan unsur stakeholder yang punya kepentingan untuk memberikan masukan dan pendapat,”tandasnya.(red).
















