Daerah  

Rumah Warga Tergenang Air saat Hujan, Pemkot Ternate Diminta Perlebar Selokan

Anggota Brimob saat melakukan pembersihan sampah warga yang halangi saluran Air. (Istimewa)
banner 120x600

TERNATE, iT – Warga lingkungan Rt09/Rw05, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate memperouas selokan air agar tak terjadi langganan banjir saat hujan deras.

Pasalnya, jika hujan dengan instensitas tinggi yang mengguyur Kota Ternate sejak Senin pagi hingga Selasa (6/1) mengakibatkan sejumlah titik di beberapa Kelurahan terkena banjir.


Aswan warga Kelurahan Tafure mengatakan, banjir yang terjadi siang hingga sore kemarin mengakibatkan sejumlah rumah warga tergenang air, karena ketinggian air setinggi pinggang orang dewasa.

Menurutnya, luapan air yang terjadi, karena selokan yang kecil ditambah dengan sampah kiriman daru hulu yang menutup jalur untuk masuk ke selokan di dalam Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Utara.

“Di dalam Mako Brimob, salurannya sangat besar dan itu dibuat oleh Brimob, tapi sayangnya, selokan di pemukiman yang kecil ditambah dengan tumpukan sampah kiriman yang banyak sehingga air meluap dan masuk ke rumah warga,” tuturnya.

Dirinya bilang, genangan air baru bisa surut setelah warga bersama anggota Brimob membobol tembok pagar Brimob untuk mengeluarkan air.

“Kemarin airnya sangat tinggi, kami (warga) dan anggota Brimob langsung membobol tembok untuk mencari jalan agar air cepat surut,” katanya.

Dirinya juga mengaku, saat air tergenang di beberapa rumah warga, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman sempat melakukan peninjauan untuk melihat langsung kondisi di lapangan.

“Makanya dengan peninjauan pak Wali Kota, kami berharap agar selokan di pemukiman kami dapat diperlebar, agar kondisi seperti ini tidak terjadi lagi saat hujan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.

“Kami juga menyampaikan apresiasi ke personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Utara yang respon cepat dengan turun langsung melakukan pembersihan selokan hingga rumah warga yang tergenang air,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kompol. Reinaldo Talo Bulo saat dikonfirmasi menyatakan, selokan dari dalam Mako Brimob terhubung ke pemukiman warga. Hanya saja, air yang tinggi serta sampah rumah tangga yang terlalu banyak, menyebabkan air dari selokan warga yang kecil tersumbat hingga meluap keluar dan menggenangi pemukiman.

“Kalau selokan tetap tersambung dari luar sampai kedalam, tapi masalahnya banyak sampah sehingga airnya meluap, apalagi selokan yang di pemukiman warga semuanya selokan kecil,” jelasnya.

Saat ini kata Reinaldo, pihaknya sudah turun ke lokasi untuk membantu warga yang terkena dampak dari genangan air.

“Semua anggota saya turunkan ke lapangan, selain kami bersihkan sampah di selokan, kami juga bersihkan rumah-rumah warga yang sempat terendam saat hujan,” akunya.

Dirinya juga menyatakan, terus melakukan peninjauan di lokasi, terutama musim hujan saat ini.

“Anggota terus meninjau lokasi, karena hujan masih terus terjadi,” tandasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *