TOBELO, iT- Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan satu dari tiga pendaki korban erupsi gunung Dukono, Halmahera Utara (Halut) yang dilaporkan hilang pasca erupsi pada ,Jumat, 8 Mei 2026 kemarin.
Korban atas nama Enjel berjenis kelamin perempuan itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sekira Pukul 15.00 WIT di areal Gunung Dukono jarak ± lebih 50 meter dari bibir kawah gunung Dukono, Sabtu, (9/5).
Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribu, saat dikonfirmasi membenarkan adanya temuan satu korban dari tiga orang yang dilaporkan hilang sebelumnya. Kata dia, saat ini lanjut proses evakuasi korban sedang berlangsung yang dilakukan oleh tim SAR untuk membawa korban di pos pemantauan gunung Dukono di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
“Proses evakuasi masih berlangsung hingga kini,” kataya.
Dengan ditemukan satu korban, lanjutnya, masih tersisa dua korban yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura yang masih belum ditemukan hingga kini. Kedua korban WNA yang dilaporkan hilang tersebut masing-masing atas nama, Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid sebagai WNA (27 tahun) dan Heng Wen Qiang Timothy sebagai WNA (30 tahun).
“Proses pencarian dua WNA masih berlangsung dan semoga keduanya bisa ditemukan dengan kondisi selamat,” pungkasnya. (red).
















